Muncul kabar jika konsultan Timnas Indonesia U-17, Frank Wormuth, akan membantu Ketua Umum PSSI, Erick Thohir untuk memenjarakan wasit Hiroki Kasahara usai dianggap memimpin secara kontroversial dalam final Piala AFF U-23 2023.
Timnas Indonesia U-23 harus puas menjadi runner-up Piala AFF U-23 2023 usai kalah 5-6 lewat adu penalti dari Vietnam di Rayong Province Stadium, Thailand, Sabtu (26/8/2023) malam WIB.
Namun di balik kemenagan Vietnam, masih menyisakan kekecewaan para suporter terhadap wasit yang bertugas.
Pasalnya, sejumlah pelanggaran yang terlihat jelas dilakukan oleh pemain Timnas Vietnam dibiarkan berlalu tanpa keputusan apapun. Sontak saja hal itu membuat para suporter menghakimi wasit yang bertugas di lapangan.
Kabar Frank Wormuth memenjarakan sang wasit disebarkan via kanal YouTube oleh akun bernama Puja Seleb TV dalam bentuk video berjudul "ERICK THOHIR DI BANTU FRANK WORMUTH UNTUK PERJ4R4KAN WASIT HEROIK AFF DAN MAFIA BOLA VIETNAM" yang diunggah dilansir Suara Joglo, Selasa (29/8/2023).
Wasit final asal Jepang, Hiroki Kasahara, yang terlibat dalam pertandingan tersebut juga menghadapi ancaman sanksi serius, dan Vietnam harus siap menerima hukuman besar yang mengguncangkan komunitas sepak bola internasional.
Lalu benarkah informasi tersebut?
Dari penelusutan Suara Joglo, dalam tayangan video itu narator menjelaskan jika Frank Wormuth menemukan skandal besar dalam final Piala AFF U-23 2023.
Narator juga menjelaskan jika Frank Wormuth dilaporkan akan mengguncang FIFA dengan mengungkapkan hal besar terkait wasit Hiroki Kasahara.
Baca Juga: Sekjen Kemendagri Ingatkan Sanksi Berat Bagi ASN yang Tidak Netral
Dalam video itu disebutkan jika wasit asal Jepang itu bakal menghadapi sanksi. Sementara Vietnam juga mendapatkan hukuman berat.
"Frank mengamati laga dan menilai wasit tidak netral. Ada pelanggaran etika dan harus diusut oleh FIFA," bunyi video tersebut.
Namun dari penelusuran Suara Joglo, tidak dijelaskan sumber pernyataan Frank Wormuth terkait rencana memenjarakan wasit Hiroki Kasahara.
Video hanya sebatas pernyataan narator yang seolah-olah Frank Wormuth akan melakukan langkah besar ke FIFA, namun tidak ada sumber yang jelas.
Kesimpulan:
Dengan demikian, video berjudul "ERICK THOHIR DI BANTU FRANK WORMUTH UNTUK PERJ4R4KAN WASIT HEROIK AFF DAN MAFIA BOLA VIETNAM" termasuk kategori konten menyesatkan atau misleading content.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
-
Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan
-
DPR Sayangkan Prabowo Tak Singgung Kesejahteraan Guru di Pidato Kenegaraan