Malut United FC melakukan sejumlah terobosan dari seluruh aspek untuk mempersiapkan tim menghadapi kompetisi Liga 2 2023/2024 yang segera bergulir.
"Tim ini harus siap secara taktikal, psikologi, dan mental. Semua harus siap. Kami tak hanya mempersiapkan aspek teknis, tapi yang paling penting saat menghadapi pertandingan adalah psikologi," kata Pelatih Malut United FC Imran Nahumarury.
Dia menyebut, berbagai bentuk persiapan seperti latihan dan uji coba telah dilakukan. Di samping itu, manajemen dan tim pelatih juga memberikan kelas psikologi kepada para pemain.
Sebelumnya, manajemen klub juga sudah memperkuat sektor pemain dengan merekrut pemain senior seperti Ilham Udin Armaiyn, Hendra Adi Bayauw, Hari Nur Yulianto, Dedy Gusmawan, dan Joko Ribowo, serta merekrut sosok berpengalaman, yakni Yeyen Tumena sebagai direktur teknik.
Nama-nama besar dan sederet pemain berpengalaman yang kini berkarier di bawah bendera Malut United FC itu telah menyatukan visi untuk bersama-sama membawa klub kebanggaan masyarakat Maluku Utara berkompetisi di kancah sepak bola nasional.
Malut United FC akan bermarkas di Jakarta pada kompetisi musim ini, tergabung di Grup 2 bersama FC Bekasi City, Nusantara United, Perserang, Persikab Kabupaten Bandung, PSIM Yogyakarta, dan PSKC Cimahi.
Pada pekan pertama, Malut United FC dijadwalkan melakoni laga tandang kontra PSKC Cimahi di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (10/9) pukul 15.00 WIB.
Bagi Imran, memulai kompetisi dengan laga tandang bukanlah masalah selama tim mampu melakukan persiapan secara maksimal.
"Main home dan away sama saja karena di setiap kompetisi pertandingan pertama akan sangat sulit. Tapi, kalau kita menyiapkan tim ini secara maksimal, saya pikir tidak ada kendala," ujarnya.
Baca Juga: Kevy Syahertian Resmi Berpisah dengan Madura United, Turun Kasta Gabung dengan Klub Liga 2
Imran menilai, aspek psikologi tetap menjadi kunci dalam menjalani pertandingan pertama.
"Pertandingan pertama itu tidak mudah. Musuh terbesar sebenarnya bukan lawan, tapi bagaimana pemain bisa menghadapi dan menguasai diri sendiri. Faktor itu yang sangat penting, bukan hanya lawan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Dipukul dan Dilempar Air saat Diskusi UGM Ricuh, Sudaryono: Kami Tidak Kabur, Malah Duduk di Aspal!
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Pekanbaru Hujan Ringan, Padang Hujan Petir
-
Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang
-
5 Rekomendasi Anime Baru di Summer 2026, Ada Remake Ghost in the Shell!
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal
-
46 Kode Redeem FF Terbaru 16 Juni 2026: Bocoran Update Anniversary dan Sikat Fist Split Eclipse
-
Diskusi di UGM Digeruduk Mahasiswa! Menteri Nusron dan Sudaryono Dievakuasi Mobil Patroli
-
Habis Berapa Miliar? Intip Isi Souvenir Mewah Pernikahan Jennifer Coppen
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026
-
5 Cushion di Bawah Rp100 Ribu yang Awet dan Minim Oksidasi, Cocok untuk Makeup Harian