Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Senin (11/9) menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sedang "meminta bantuan" menjelang pertemuan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
"Saya pikir cukup adil dalam mengatakan bahwa, harus melakukan perjalanan untuk melintasi negaranya sendiri... untuk bertemu dengan seorang paria internasional guna meminta bantuan dalam perang yang diharapkan akan dimenangkannya pada awal bulan, saya akan menyebutnya sebagai meminta bantuan," kata juru bicara Deplu AS Matthew Miller kepada wartawan saat arahan pers harian.
"Sekarang kita lihat mungkin ada sesuatu yang dia tawarkan sebagai imbalan, kita lihat saja kapan itu akan terjadi," lanjut dia.
Miller menekankan bahwa kunjungan tersebut dilakukan setelah KTT G20 di New Delhi, mengatakan bahwa hal tersebut "sebagian besar karena status paria internasionalnya".
"Kami akan memantau dengan cermat hasil dari pertemuan ini. Saya akan mengingatkan kedua negara bahwa setiap transfer senjata dari Korea Utara ke Rusia akan melanggar beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB," kata Miller.
"Kami, tentu saja, telah secara agresif menerapkan sanksi terhadap entitas yang mendanai upaya perang Rusia, dan kami akan terus menegakkan sanksi tersebut serta tidak akan ragu untuk menerapkan sanksi baru jika diperlukan," dia memperingatkan.
Moskow dan Pyongyang sama-sama mengonfirmasi bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong-un akan mengunjungi Rusia untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
"Atas undangan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin, Ketua Urusan Negara Republik Demokratik Rakyat Korea, Kim Jong-un, akan melakukan kunjungan resmi ke Federasi Rusia dalam beberapa hari mendatang," kata pernyataan Istana Kepresidenan Rusia.
Lembaga Kantor Berita Korea Utara di Pyongyang juga mengonfirmasi kunjungan tersebut, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Baca Juga: Amerika Tuding Rusia Sekongkol dengan Korea Utara Soal Pembelian Senjata di Perang Ukraina
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan