Pemanggilan empat pemain dan dua staf pelatih PSIS Semarang untuk memperkuat Timnas Indonesia di ajang Asian Games ke-19 Hangzhou, China menuai sorotan.
Kekuatan PSIS Semarang terancam pincang saat laga pekan ke-12 Liga 1 2023/2024.
Dua asisten pelatih itu adalah Eko Purdjianto dan Alex Aldha Yudi. Sementara Pemain ada empat, mereka adalah Adi Satryo, Haykal Al-Hafizh, Luthfi Kamal, dan terakhir Alfeandra Dewangga.
Hal itu tentu mendapatkan respon dari manajemen PSIS Semarang. Meski mendukung Timnas Indonesia, namun klub juga membutuhkan tenaga sang pemain untuk mengarungi kompetisi.
"Kami kembali menerima surat untuk pemanggilan Dewangga untuk Asian Games. Pada prinsipnya seperti pemanggilan sebelumnya kami mendukung, namun ini terlalu banyak karena ada empat pemain dan dua pelatih. Maka dari itu, kami saat ini masih menunggu siapa saja pemain PSIS yang fix berangkat ke China," tutur Chief Executive Officer (CEO) PSIS Yoyok Sukawi dikutip pada situs resmi klub tersebut, Rabu (13/9/2023).
Hal itu pun ditanggapi beragam oleh netizen di kolom komentar Instagram @smgfootball.
Terutama soal Alfeandra Dewangga yang belum istirahat sejak dipanggil di Piala AFF U-23, Timnas Senior, Timnas U-23.
Kini pemain PSIS Semarang itu mendapatkan panggilan lagi untuk memperkuat Timnas U-24 di ajang Asian Games.
"Dewangga mending rak sah diculke lah . Ora agenda FIFA eman," tulis netizen.
Baca Juga: Profil Biodata Mawar Kusuma Bintang Pantura: Buka Praktik Filler Ilegal, Belajar Nyuntik dari Medsos
"PSIS ora cengeng, bolone gusti Allaah...yakin karo kemampuan pemain liyane," tulis netizen.
"@yoyok_sukawi dewangga,Adi rak sah diculke lah . Ora agenda FIFA . Psis duwe target papan atas bos ileng," tulis netizen.
"Gak usah ngomong nasionalis nak misal kalah paling di paido, aku setuju karo koe min lagian iki juga udu turnamen resmi fifa mosok pemaine di jikuk 4 asisten pelatihe 2," tulis netizen.
"Bukan meremehkan taktikal coach agius atau tidak berjiwa nasionalis tapi sekiranya bisa di minta keringan sedikitlah dengan melihat jumlah sumbangan pemain serta + staff pelatih, tim juga ada target ada juga faktor X misal pemain yang tersisa di klub cidera / akumulasi puyeng juga," tulis netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!
-
Mau Nobar Piala Dunia? 5 Inspirasi Outfit Ini Buat Penampilanmu Makin Kece
-
BREAKING NEWS: Gempa M 6,7 Guncang Palu dan Sejumlah Wilayah Sulawesi
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran
-
Vibes Piala Dunia 2026 Masih Anyep, FIFA Harusnya Lirik 2 Potensi Besar Ini untuk Dimaksimalkan
-
Ketika Hijab Terasa Berat: Panduan Hati bagi Muslimah yang Sedang Berproses
-
Ramadhipa Cetak Sejarah Jadi Pebalap Indonesia Pertama Menang di Dua Ajang Dunia
-
4 Sepatu Lari Lokal untuk Daily Trainer, Empuk dan Anti Cedera Buat Latihan Setiap Hari
-
Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih