Wiljan Pluim memiliki peluang untuk memperkuat PSIS Semarang pada paruh kedua musim Liga 1 2023-2024. Ia dapat berperan sebagai penyedia bola di belakang Carlos Fortes.
Bursa transfer Liga 1 telah memanas dengan rumor kepergian Wiljan Pluim dari PSM Makassar. Pluim bahkan sudah absen dalam beberapa pertandingan meskipun kondisinya cukup fit.
Masalah keuangan menjadi tantangan utama yang dihadapi oleh PSM. Ada keterlambatan pembayaran gaji pemain dan staf, yang memaksa pelatih Bernardo Tavares untuk melelang beberapa barang miliknya untuk membayar mereka.
Rumor menyebar bahwa PSIS Semarang, Dewa United, dan Persis Solo merupakan kandidat yang berpotensi menampung Pluim. Ketiga tim ini membutuhkan pemain playmaker asing.
Jika dianalisis lebih mendalam, maka dari ketiga tim tersebut, PSIS memiliki peluang terbesar. Suporter PSIS sudah sangat frustrasi dengan situasi yang dihadapi oleh Vitinho sejak musim lalu.
Vitinho sering mengalami cedera yang membuatnya absen. Pada saat yang sama, muncul Gali Freitas yang tampil luar biasa sebagai gelandang sayap kanan.
Maka, Wiljan Pluim memiliki potensi untuk mengisi peran yang sebelumnya diemban oleh Vitinho. Pluim diyakini tidak akan kesulitan menjalankan strategi pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius, yang menerapkan gaya permainan ala Eropa.
Formasi Terbaik PSIS Semarang
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai masa depan Wiljan Pluim. Namun, melihat komitmen Yoyok Sukawi dalam membangun PSIS pada musim Liga 1 2023-2024, tidaklah tidak mungkin PSIS akan mendapatkan Pluim.
Baca Juga: Posisi Geografis Indonesia Menjadi Faktor Menarik Bagi Investor
PSIS memiliki kondisi finansial yang relatif lebih stabil dibandingkan PSM. Pemain asing mereka, seperti Taisei Marukawa dan Carlos Fortes, diketahui menerima bayaran yang tinggi sesuai dengan standar Liga 1.
Musim lalu, pada posisi yang sama, Pluim berhasil mencetak sebelas gol dan memberikan sepuluh assist. Pluim bukanlah pemain yang diharuskan turun membantu dalam sistem pertahanan.
Pluim hanya perlu mencari posisi yang tepat dan siap untuk menerima umpan dari rekan-rekannya dengan baik. Setelah itu, Pluim akan memutuskan apakah akan membawa bola atau langsung melakukan umpan.
Di PSIS, Pluim memiliki kemampuan untuk mengarahkan bola ke berbagai arah. Bila diumpankan ke tengah, Carlos Fortes siap untuk menerima. Sementara itu, di sayap kiri ada Taisei Marukawa, dan di sayap kanan ada Paulo Gali Freitas.
Selain itu, PSIS juga memiliki kedalaman skuad yang sangat baik. Masih ada pemain-pemain seperti Septian David Maulana, Wawan Febriyanto, dan Riyan Ardiansyah yang merupakan andalan lainnya.
Pluim juga tidak perlu khawatir saat lawan melakukan serangan. Di belakangnya, terdapat dua gelandang bertahan yang siap untuk memutus serangan lawan, yaitu Boubakary Diarra dan Alfeandra Dewangga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena