Pratama Arhan dikabarkan segera bergabung dengan klub papan atas Liga Korea Selatan, Suwon FC.
Kabar merapatnya wing back Timnas Indonesia pertama kali diungkapkan media di Korea Selatan, Sports Chosun.
Media itu melaporkan, bek sayap 21 tahun itu akan didatangkan secara gratis pada musim 2024 mendatang atau setelah kontraknya habis dengan klub Liga 2 Jepang, Tokyo Verdy.
Ada fakta menarik dari tim Suwon FC. Diketahui, Pratama Arhan lebih dulu mengenal dunia dibanding Suwon FC
Pratama Arhan sendiri lahir di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, 21 Desember 2001.
Sementara Suwon FC lahir pada tahun 2003 saat pemerintah kota Suwon membentuk klub ini. Mereka memulai perjalanannya dengan bersaing di Korea National League sebagai klub semi-profesional.
Pada awalnya dikenal dengan nama Suwon City Football Club, klub ini memiliki ambisi besar, yaitu menjaring pemain-pemain berbakat dari sekolah-sekolah sepak bola di daerah setempat dan menjalin kerja sama dengan klub elite Suwon Samsung Blue Wings.
Pada tahun 2012, Suwon FC resmi menjadi klub sepak bola profesional dan mengajukan diri sebagai peserta liga. Mereka akhirnya bergabung dengan K-2 League pada tahun 2013 dan membuat kesan kuat dengan finis di urutan keempat pada musim debut mereka.
Bahkan, mereka menjadi satu-satunya tim kasta kedua yang berhasil mencapai semifinal FA Cup Korea.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Series Oka Antara, Terbaru 'Merajut Dendam'
Pada akhir musim 2015, Suwon FC berhasil lolos ke playoff promosi setelah finis di urutan ketiga. Ini membawa mereka naik ke K-1 League untuk musim 2016.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi