Mayjen MT Haryono sempat menjabat sebagai Sekretaris Delegasi Militer Indonesia dan menjadi Atase Militer RI untuk Belanda pada 1950.
4. Mayjen S Parman
Pahlawan yang gugur saat peristiwa G30S/PKI selanjutnya adalah Mayjen S Parman. Ia lahir di Wonosobo pada 4 Agustus 1918.
Mayjen S Parman pernah dikirim ke Jepang untuk belajar ilmu intelijen ke Kenpei Kasya Butai. Setelah proklamasi, Mayjen S Parman mengabdi kepada Indonesia di bidang militer.
5. Brigjen DI Panjaitan
Brigjen DI Panjaitan menjadi salah satu pahlawan yang gugur saat peristiwa G30S/PKI. Ia lahir di Balige, Tapanuli pada 9 Juni 1925.
Brigjen DI Panjaitan pernah mengikuti pendidikan Militer Gyugun saat Jepang menjajah di Indonesia. Setelah merdeka, Brigjen DI Panjaitan membentuk TKR dan kariernya di bidang militer pun semakin cemerlang.
Terakhir, DI Panjaitan diangkat sebagai Asisten IV Menteri/Panglima Angkatan Darat. Brigjen DI Panjaitan sempat ditugaskan belajar ke Amerika Serikat.
6. Mayor Jenderal Sutoyo Siswomiharjo
Baca Juga: Atlet Wushu Samuel Marbun Raih Medali Perak Asian Games 2022
Pahlawan yang gugur saat peristiwa G30S/PKI selanjutnya yakni Mayjen Sutoyo Siswomiharjo. Mayjen Sutoyo lahir pada 28 Agustus di Kebumen.
Mayjen Sutoyo pernah mendapat pendidikan di Balai Pendidikan Pegawai Tinggi Jakarta saat pendudukan Jepang. Ia pun menjadi pegawai negeri di Kantor Kabupaten Purworejo.
Setelah kemerdekaan Indonesia, Mayjen Sutoyo masuk TKR dan menjadi anggota Korps Polisi Militer. Pada 1961, ia diangkat sebagai Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Angkatan Darat.
7. Lettu Pierre A Tendean
Lettu Pierre A Tendean lahir di Jakarta, 21 Februari 1939. Ia lulus Akademi Militer jurusan Teknik pada 1962.
Lettu Pierre A Tendean pernah menjabat sebagai Komandan Peleton Batalyon Zeni Tempur 2 Komando Daerah Militer II/Bukit Barisan Medan. Pierre juga pernah diangkat sebagai Menteri Koordinator Pertahanan Keamanan/Kepala Staf Angkatan Bersenjata Jenderal Nasution.
Demikian informasi mengenai 7 jenderal atau pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Semoga bisa menambah pengetahuan seputar peristiwa bersejarah tersebut dan semoga tidak terulang kembali di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela
-
Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Resmi Dijual, Tablet AI dengan WPS Office PC Level dan Baterai 10.200mAh
-
Bisa Pesan Sekarang, Harga Emas Antam Tetap Rp2.665.000/Gram Hari Ini
-
Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira
-
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS
-
Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 5.800-an, BREN dan ANTM Mulai Diburu Asing