Timnas Indonesia U-17 terus mempersiapkan pemain jelang Piala Dunia digelar pada November mendatang. Saat ini skuad Garuda masih berada di Jerman.
Pelatih tim nasional Indonesia U-17 Bima Sakti mengatakan dua pemain diaspora telah bergabung bersama Timnas U-17 dalam pemusatan pelatihan dan uji coba di Jerman.
“Kami juga sudah kedatangan pemain diaspora, alhamdulillah kita ada Amar, ini pemain Hoffenheim salah satu peserta Bundesliga,” kata Bima dikutip dari ANTARA pada Rabu (11/10/2023).
Bima menyampaikan Amar Rayhan Brkic merupakan pemain diaspora dari klub Hoffenheim yang telah ikut bergabung bersama Tim Garuda Muda.
“Tim utama mereka di peringkat ke-5 Bundesliga. Jadi, dia (Amar Amar Rayhan Brkic) sudah hadir dari kemarin,” katanya.
Selain Amar, Bima menyebut pemain diaspora lainnya yang telah ikut dalam pemusatan latihan bersama Timnas U-17 yakni Welber Halim Jardim.
Welber Halim Jardim saat ini bermain untuk klub Brasil, Sao Paulo. Ia Memiliki darah Indonesia dari sang Ibu, Welber mengikuti jejak ayahnya bermain sepak bola di negeri samba.
“Kemudian Welber juga sudah hadir dan insya Allah mungkin ada beberapa lagi pemain diaspora yang kita lirik,” kata Bima.
Timnas U-17 saat ini sedang melangsungkan pemusatan latihan di Jerman sebagai upaya meningkatkan skil ketika tampil di Piala Dunia U-17 2023.
Baca Juga: Survei Poltracking: Ridwan Kamil Kalahkan Cawapres Lain di Jawa Barat
Tim asuhan Bima Sakti sebelumnya telah melalukan uji coba melawan TSV Meerbusch U-17 dengan skor akhir 0-1. Dalam laga lainnya, Indonesia menang 1-0 atas SC Paderborn Youth dan menaklukkan VFL Osnabruck U-19 dengan skor akhir 2-1. Terakhir Timbas U-17 uji coba melawan Eintracht Frankfurt U-19 dengan skor akhir 0-3.
Bima mengatakan bahwa Garuda Muda telah banyak belajar dari pengalaman uji coba di Jerman, sebagai persiapan untuk tampil di Piala Dunia U-17.
Dia menyebut selama periode uji coba di luar negeri tersebut, para pemain Timas U-17 telah menghadapi berbagai tantangan yang membantu mereka tumbuh dan berkembang sebagai tim.
“Kita banyak belajar dari pertandingan pertandingan uji coba di Jerman dan kita akan perbaiki segala kekurangan,” kata dia.
Bima menambahkan bahwa Tim Garuda masih akan melakukan tiga laga uji coba pertandingan sebelum kembali ke tanah air untuk mengikuti kejuaraan Piala Dunia.
Piala Dunia U-17 2023 akan digelar pada 10 November sampai 2 Desember 2023 di empat stadion meliputi Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung di Stadion Manahan Solo, dan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026, Klaim Pemain Acak dan 10.000 Gems
-
Sosok yang Humble dan Rendah Hati, Vidi Aldiano Juga Dikenal sebagai 'Duta Kondangan'
-
Neymar Digugat! Perempuan Ini Dipaksa Eks PSG Itu Kerja 16 Jam Sehari Layani 150 Orang
-
4 Drakor Terbaru Seo In Guk, Jadi Lawan Main Jisoo BLACKPINK di Boyfriend on Demand
-
'Aku Benci Diriku', Penyesalan Deddy Corbuzier di Hari Wafatnya Vidi Aldiano
-
Muntah Apakah Membatalkan Puasa? Hukum Disengaja dan Tidak Ternyata Berbeda
-
Huawei Mate X7 Datang, Apakah Siap Jadi Raja HP Lipat?
-
Mencari Lailatul Qadar: Malam Ganjil Versi Muhammadiyah atau Pemerintah?
-
Wisata Alam di Kawah Gunung Kelud: Menikmati Puncak Tanpa Pendakian Berat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump