Suara.com - Komisioner KPU RI Idham Kholik mengaku tidak tahu menahu ihwal isu penundaan Pemilu 2024, termasuk kabar burung mengenai adanya pendanaan besar untuk merealisasikan wacana tersebut.
Hal itu disampaikan Idham dalam diskusi yang digelar Lembaga Survei KedaiKOPI bertajuk OTW 2024 "Setahun Jelang Pemilu, Mata Rakyat Tertuju ke KPU dan Bawaslu".
"Saya saja nggak tahu, mengenai isu tersebut saya ngggak tahu sama sekali," kata Idham dikutip dari kanal YouTube Survei KedaiKOPI, Minggu (19/2/2023).
Idham justru menegaskan, sebagai penyelanggara pemilihan umum, KPU berkomitmen menyelenggarakan Pemilu 2024 sesuai dengan jadwal dan tahapan yang telah disepakati bersama.
"Terkait isu penundaan Pemilu yang tadi sempat dikemukakan, Pasal 167 ayat 1 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 di mana dijelaskan penyelenggaraan Pemilu diselenggarakan setiap lima tahun sekali," ujar Idham.
Merujuk aturan itu, Idham menegaskan bahwa sesuai konstitusi pelaksanaan Pemilu digelar tiap lima tahun. Artinya Pemilu memang harus digelar pada 2024, mengingat Pemilu terakhir dilaksanakan pada 20219.
"Jadi perintah Pemilu setiap lima tahun sekali adalah perintah UUD, perintah konstitusi," kata Idham.
Idhan mengatakan KPU RI terus melaksanakan tahapan-tahapan yang ada, sembari menghitung waktu pencoblosan yang kurang dari satu tahun lagi, yakni 14 Februari 2024.
Diketahui tahapan Pemilu mulai digelas sejak 14 Juni 2022.
Baca Juga: Perludem Tegaskan Tidak Ada Alasan Apapun Bagi MK Menunda Pemilu 2024
"Ini ternyata sudah berlalu delapan bulan lebih, tidak terasa, tinggal 12 bulan ke depan dan kami meyakini bahwa tahapan ini on the track, yang di mana pada tanggal 14 Februari nanti pemilih Indonesia baik di dalam maupun luar negeri menggunakan hak pilihnya datang ke TPS," tutur Idham.
"Kami sangat yakin itu karena penyelenggaraan Pemilu setiap lima tahun ini tidak hanya perintah UU Pemilu, tapi UUD," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali