Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menanggapi soal elektabilitas Ganjar Pranowo di sejumlah lembaga survei selalu menjadi yang tertinggi sebagai figur bakal calon presiden jelang Pilpres 2024.
Menurut Hasto, adanya survei merupakan persepsi yang sangat dinamis.
Meski begitu, ia menilai kalau banyak motif yang terkandung di balik pembuatan survei tersebut.
"Yang namanya survei ini kan suatu persepsi yang sangat dinamis, yang mencerminkan apa yang dipersepsikan rakyat dalam situasi ketika survei dilaksanakan," kata Hasto kepada wartawan dikutip Jumat (3/3/2023).
"Di dalam demokrasi elektoral survei itu juga banyak motif. Tergantung siapa sponsornya," sambungnya.
Kendati begitu bagi PDIP, kata dia, dalam memilih pemimpin untuk membawa kejayaan Indonesia harus dilihat sejumlah faktor.
"Bagi PDI Perjuangan, kami berkeyakinan di dalam memilih pemimpin dengan tanggungjawab untuk membawa kejayaan Indonesia bagi lebih dari 270 Juta rakyat Indonesia, itu diperlukan kepemimpinan yang ideologis, visioner, membumi, yamg punya kemampuan profesional dan rekam jejak yang baik," tuturnya.
Untuk itu, kata dia, PDIP sendiri dalam memilih bacapres yang akan diusung nanti tidak hanya akan melihat hasil survei saja.
"Sehingga pertimbangannya banyak bukan hanya dari survei saja, banyak pertimbangannya dan ibu Mega yang nantinya bakal ambil keputusan itu," pungkasnya.
Sebagai informasi, Litbang Kompas merilis hasil survei terbarunya soal elektabilitas partai politik jelang Pemilu 2024 mendatang. Hasilnya PDIP masih teratas, sementara PAN dan PPP suaranya di bawah ambang batas dan terancam tak lolos parlemen.
Dilihat oleh Suara.com, suara PDIP masih teratas kekinian berada di angka 22,9 persen. Partai berlambang Banteng tersebut alami kenaikan tipis 1,8 persen dari Oktober 2022.
Kemudian hasil survei bakal calon presiden jelang Pilpres 2024, nama Ganjar dalam survei Litbang Kompas berada di puncak.
Suara Ganjar unggul di atas dengan angka 25,3 persen. Secara tren, elektabilitas Ganjar alami kenaikkan semula pada Oktober 2022 ada di angka 23,2 persen menjadi 25,3 persen.
Berita Terkait
-
5 Poin Analisis Hukum Soal PN Jakarta Pusat Putuskan Pemilu 2024 Ditunda, PDIP Minta KY Turun Tangan
-
PDIP Ingatkan Bahaya Bencana bagi Peradaban Manusia
-
Tak Mau Didikte Megawati Soekarnoputri Lagi, Jokowi Siapkan KIB Usung Ganjar Pranowo Dan Erick Thohir di Pilpres 2024
-
Ada Keanehan, PDIP Desak KY Investigasi Majelis Hakim PN Jakpus yang Putuskan Pemilu 2024 Ditunda
-
Putusan PN Jakpus Perintahkan KPU Tunda Pemilu, PDIP: Ibu Megawati Tegaskan agar KPU Lanjutkan Pemilu 2024
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan