Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto kembali menegaskan, bahwa nama calon presiden yang bakal diusung oleh partainya akan diumumkan oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputeri dalam momentum yang tepat.
Menurutnya, kekinian masih ada waktu bagi Megawati untuk melakukan kalkulasi soal siapa sosok capres dari PDIP.
Hasto awalnya menyebut jika nama capres sudah ada di kantong Megawati. Namun, nama tersebut akan diumumkan pada momentum yang tepat.
"Masih ada waktu untuk melakukan perhitungan kalkulasi secara matang bagi Ibu Megawati untuk mengumumkan calon yang tepat yang merupakan kelanjutan dari kepemimpinan Bung Karno, Ibu Megawati, Pak Jokowi," kata Hasto dalam keterangannya dikutip Selasa (7/3/2023).
Di sisi lain Hasto mengatakan, bahwa dalam Pilpres 2024 semua harus mencermati tahapan-tahapan yang telah ditetapkan oleh KPU selaku penyelenggara pemilu.
"Pilpres kan semua ada tahapannya. Buat apa kita bentuk KPU kalau kita tidak mengikuti tahapan itu?" ujarnya.
Hasto pun mengajak semua pihak untuk mencermati setiap tahapan pemilu, termasuk terkait proses pendataan masyarakat untuk masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sangat krusial dalam menjamin kualitas demokrasi.
"Saat ini KPU mendata seluruh pemilih potensial melalui update daftar pemilih yang nanti akan menjadi DPT itu nanti yang akan dilakukan, agar setiap warga negara melindungi hak konstitusionalnya untuk memilih, untuk menentukan pemimpin yang akan bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah rakyat," tuturnya.
"Dan bagi masa depan bangsa dan negara agar kita menjadi bangsa pemimpin di antara bangsa-bangsa lain di dunia," imbuh Hasto.
Baca Juga: Sindir Surya Paloh, Hasto: Capres PDIP dari Kader Berprestasi Bukan yang Pintar Poles Diri
Berita Terkait
-
Takut Disemprot Megawati, Panda Nababan Mengaku Enggan Bocorkan Calon Presiden 2024
-
Hasto PDIP Akui Sempat Bertemu dengan Rommy PPP, Ada Bahasan Gabung ke KIB?
-
PDIP dan PPP Nostagia Koalisi Mega-Hamzah
-
Menentang Arus, PDIP Tetap Keukeuh Dukung Sistem Pemilu Proporsional Tertutup
-
Keras! Hasto: PDIP Tak Menoleransi Setiap Upaya Penundaan Pemilu
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024