Suara.com - Sudirman Said, selaku Juru Bicara Anies Baswedan mengatakan Koalisi Perubahan yang beranggotakan Partai Demokrat, PKS dan NasDem akan segera menggelar deklarasi dekat-dekat ini.
Dia menyebut Koalisi Perubahan akan melakukan deklarasi saat awal bulan Ramadhan 2023.
"Waktu dekat ya hari-hari ke depanlah (deklarasi). Awal puasa barang kali," ujar Sudirman kepada wartawan di Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2023).
Sudirman mengatakan Koalisi Perubahan hingga kini masih alot dalam penentuan bakal calon wakil presiden (bacawapres) Anies. Pihaknya tinggal menunggu kesepakatan tanggal dari para anggota koalisi terkait deklarasi.
"Oh nggak (finalisasi cawapres). Kalau substansi piagam koaliasinya sudah disepakati sejak tanggal 14 Februari. Tinggal karena masalah teknis jadwal segala macam," kata dia.
Tunggu Deal Cawapres
Sebelumnya, Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Hinca Panjaitan menyatakan Koalisi Perubahan belum akan mendeklarasikan calon presiden dan calon wakil presiden (capres dan cawapres) dalam waktu dekat, terutama sebelum masuk bulan suci Ramadan.
Mengingat bulan Ramadan yang datang pekan ini tinggal menghitung hari.
"Tinggal berapa hari lagi nih kayaknya belum lah," kata Hinca di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2023).
Diketahui, NasDem, PKS, dan Demokrat sejauh ini baru mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal capres. Deklarasi itu juga dilakukan masing-masing.
Di antara tiga partai itu, belum ada kesepakatan soal cawapres. Mereka memandang urusan cawapres menjadi wewenang Anies untuk memilih.
Menurut Hinca, deklarasi juga tidak perlu tergesa-gesa dilakukan. Masih ada banyak waktu untuk membicarakan siapa cawapres ideal untuk mendampingi Anies.
"Biarkan dulu ini berlangsung terus. Tadi yang saya katakan di sini berpolitiknya waktu kita masih cukup panjang untuk melakukan dialog dan asyik lah," kata Hinca.
Berita Terkait
-
Ketum Golkar Akui Bahas Intens Wacana Duet Prabowo-Airlangga
-
Soal Dorongan Duet Prabowo-Ganjar, Hasto: Bu Mega Punya Mandat Capres Harus dari Internal PDIP
-
Ogah Ngoyo Lihat AHY-Anies Bertemu, PKS: Mereka Perkuat Konsolidasi
-
Survei SMRC: Elektabilitas Ganjar Naik 26 Persen dari 2021, Bikin Prabowo dan Anies Bisa Keok di Pilpres 2024
-
Survei Elektabilitas Capres Versi Indo Barometer: Ganjar Pranowo Teratas Beda Tipis dengan Prabowo, Anies Posisi Ketiga
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024