Suara.com - Ketua Umum DPP Perindo, Hary Tanoesoedibjo, serta jajaran elite partainya akhirnya mendatangi kediaman Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2023).
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, pria akrab disapa HT itu tiba di kediaman Prabowo tepat pada pukul 15.00 WIB. HT datang dengan jajaran elite partai seperti Ketua Harian Perindo Tuan Guru Bajang Zainul Majdi, Ketua Dewan Pertimbangan Perindo Mahyudin, hingga Sekjen Perindo Ahmad Rofiq.
Sementara kedatangan HT disambut langsung oleh Prabowo. Keduanya kemudian langsung berjabat tangan dan menunjukan salam komando ke hadapan awak media yang meliput.
Dalam pertemuan itu, Prabowo dampingi oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, hingga Ketua DPP Partai Gerindra Prasteyo Hadi.
Baik HT maupun Prabowo tak menyampaikan satu kalimat pun kepada awak media untuk menjelaskan maksud pertemuannya. Keduanya hanya melempar senyum dan melambaikan tangan kepada awak media.
Kemudian mereka semua masuk ke dalam rumah. Sedangkan pertemuan ini dilakukan secara tertutup.
Silaturami
Sebelumnya berdasarkan undangan yang diterima oleh Suara.com, bahwa agenda pertemuan tersebut akan dilakukan dimulai pukul 15.00 hingga 16.30 WIB.
Dalam undangan tersebut dituliskan jika Perindo memang sedang melakukan safari politik. Terlebih menyambangi Prabowo merupakan bagian dari silaturami.
Baca Juga: Gerindra Bicara Kans Prabowo Jadi Capres Koalisi Besar
Adapun Sekretaris Jenderal DPP Perindo, Ahmad Rofiq, membenarkan terkait adanya agenda tersebut.
"Benar agenda tersebut," kata Rofiq saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (5/4).
Kendati begitu, Rofiq tak menjelaskan lebih jauh soal pertemuan Perindo dengan Prabowo tersebut. Ia hanya menegaskan jika pertemuan tersebut merupakan silaturami kebangsaan.
"Silaturrahim kebangsaan," tuturnya.
Jalin Komunikasi
Sebelumnya, Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan partai lain menjelang Pemilu 2024.
Berita Terkait
-
Jawaban Puan Maharani Saat Ditanya Pilih Ganjar atau Prabowo
-
Sibuknya Gerindra Terima Kunjungan Partai: Hari Ini Perindo, Besok PBB, Lusa Ada Lagi
-
PDIP Ingin Kursi Capres jika Gabung Koalisi Besar, Gerindra Tahan Diri Menanggapi
-
Gerindra Bicara Kans Prabowo Jadi Capres Koalisi Besar
-
Respons Dasco Gerindra Setelah PPP Kabarkan Sandiaga Uno Segera Gabung
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana