Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menilai Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai sosok jalan tengah yang mampu memimpin bangsa Indonesia ke depan di tengah situasi ketidakpastian dunia saat ini.
Hal tersebut disampaikan Muzani saat menghadiri acara silaturahmi Ramadhan bersama Pengurus Pusat Gerakan Muslim Indonesia Raya (PP Gemira) di Jakarta Selatan, Minggu (10/4/2023).
"Kita perlu jalan tengah. Kita perlu memiliki pemimpin yang sudah selesai dengan dirinya, pemimpin yang peduli untuk berbagi dengan rakyat, bangsa, dan negaranya, pemimpin yang tidak sibuk memikirkan keluarga dan partainya, dan sosok yang dianggap paling pas dengan itu adalah Prabowo Subianto," kata Muzani dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Muzani menyebut sosok pemimpin jalan tengah yang dimaksud menjadi pintu moderasi untuk menyatukan berbagai kepentingan yang ada.
"Itu sebabnya Pak Prabowo didatangi para pemimpin partai politik dan Pak Prabowo didoakan agar senantiasa sehat dan bisa memimpin Indonesia di 2024," ujarnya.
Muzani mengatakan bahwa Prabowo Subianto telah menerima tiga pimpinan partai politik dalam sepekan ini, masing-masing ketua umum Perindo, PBB, dan PAN.
Dia menilai kunjungan pimpinan partai politik untuk bersilaturahmi dengan Prabowo Subianto tersebut sebagai tanda kepercayaan memimpin koalisi besar yang mendapatkan dukungan dari Presiden RI Joko Widodo.
Prabowo Subianto, kata dia, juga dianggap mumpuni sebagai magnet koalisi bagi partai-partai politik lainnya yang ingin bergabung dalam koalisi besar tersebut.
"Kunjungan-kunjungan itu menjadi harapan semua partai politik untuk menjadikan Pak Prabowo sebagai magnet koalisi pada Pemilu 2024," ucapnya.
Dia mengatakan para pemimpin partai-partai politik diharapkan mengusung calon presiden yang bisa menyelamatkan masa depan Indonesia, termasuk menjamin pendidikan dan lapangan pekerjaan.
Hal itu karena perang berkepanjangan antara Ukraina dengan Rusia mengakibatkan kenaikan harga bahan pangan yang berdampak semua negara di dunia.
"Seperti naiknya BBM dan pangan dengan bahan baku gandum seperti roti, mie, dan lainnya. Kita juga mengalami ancaman kekurangan pangan, energi, air bersih, keamanan, dan ancaman perang," tuturnya.
Pada kesempatan itu, Muzani mengingatkan pula pentingnya peran strategis kader Partai Gerindra untuk meringankan perjuangan Prabowo Subianto maju pada Pilpres 2024.
Dia meminta agar seluruh kader Partai Gerindra maupun PP Gemira untuk mengambil peran penting memberikan kontribusi terbaik bagi kemenangan Prabowo dan Partai Gerindra pada Pemilu 2024.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum PP Gemira Gus Irfan Yusuf Hasyim dan Sekjen PP Gemira Sudarto, serta anggota Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah dari Fraksi Gerindra. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Banyak Parpol Lirik Prabowo Subianto, Sufmi Dasco Ahmad Sebut Ada Visi Misi yang Sama
-
Ini 3 Kandidat Teratas Pilpres 2024 Versi LSI, Siapa Saja Mereka?
-
Elektabilitas Ganjar Pranowo Lebih Baik Dibanding Anies Baswedan Pasca Geger Israel
-
Survei Capres 2024 Versi LSI: Prabowo Posisi Teratas, Elektabiltas Ganjar Merosot Diduga Imbas Tolak Israel
-
Safari Ramadhan Bersama PKS di Bekasi, Sandiaga Uno Bakal Duet dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi