1. PDI Perjuangan
Dalam sejumlah survei, elektabilitas PDIP masih moncer dan sering kali berada di urutan pertama sebagai parpol yang paling diminati publik.
Salah satunya terlihat dalam survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 7-11 Januari 2023 lalu.
Dalam survei itu, elektabilitas partai pengusung Ganjar Pranowo itu berada di urutan pertama, meroket hingga 21,9 persen.
Pada Pemilu 2019 lalu, partai berlambang banteng moncong putih ini keluar sebagai pemenang pemilu setelah meraih 27.053.961 suara atau 19,33 persen suara.
2. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Selain PDIP, Ganjar Pranowo juga didukung oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bahkan, PSI telah lebih dulu mengusung Ganjar sebagai capres sebelum PDIP mendeklarasikannya.
Center for Political Communication Studies (CPCS) menyatakan, elektabilitas PSI makin naik dari waktu ke waktu, meski salah satu pentolannya, Tsamara Amany, telah hengkang.
Menurut survei CPCS, elektabilitas PSI naik 0,2 persen pada akhir 2022 lalu, yakni 5,6 persen menjadi 5,8 persen.
Baca Juga: Menerka Nasib KIB Usai PPP Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo, Bakal Pecah?
3. Partai Hanura
Dalam survei yang dilakukan LSI Denny JA pada 4-15 Januari 2023 lalu, Partai Hanura menjadi salah satu yang tingkat elektabilitasnya rendah.
Dalam survei yang dilakukan pada 1.200 responden itu, elektabilitas Partai Hanura kurang dari 1 persen, yakni 0,1 persen.
Performa parpol ini semakin terpuruk karena ditinggal pendirinya, Wiranto, yang sebelumnnya diisukan pindah ke Partai Amanat Nasional (PAN).
4. PPP
Hampir sama dengan dengan Partai Hanura, elektabilitas Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga tidak begitu baik.
Dalam survei yang dilakukan Lembaga Survai Indonesia (LSI) pada 7-11 Januari 2023 lalu, elektabilitas PPP hanya mentok di angka 2,2 persen. Meski begitu, partai berlambang Kakbah itu masih masuk dalam 10 besar.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Menerka Nasib KIB Usai PPP Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo, Bakal Pecah?
-
CEK FAKTA: Ganjar Pranowo dan Ahok Maju Kontestasi Pilpres 2024, Jadi Tersangka Money Laundry Rp 300 T untuk Modal Kampanye?
-
PPP Sodorkan Sejumlah Tokoh yang Berpotensi Dampingi Ganjar Pranowo Sebagai Cawapres, Dua Nama Ini Favorit
-
Pasek Suardika Nyatakan PKN Dukung Capres Punya Visi Kebangsaan, Mengarah Ke Sosok Ganjar?
-
Resmi Dukung Ganjar Capres 2024, PPP Incar Posisi Cawapres
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Takhta Dunia di Ujung Era: Spanyol atau Argentina yang Menulis Sejarah?
-
MMA Marketing Talk 2026 Soroti Peran AI dan Kepercayaan Konsumen Dalam Pertumbuhan Bisnis
-
Dekorasi Rumah Pembawa Hoki untuk 12 Shio Menurut Feng Shui, Energi Positif Makin Mengalir
-
FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?
-
Ulasan Men Are from Mars, Women Are from Venus: Memahami Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencintai
-
Harta Rp73 Miliar Menteri PU Dody Hanggodo, Koleksi Mobil Mewah dan Polemik Mutasi ASN
-
5 Sunscreen Merek Lokal untuk Kulit Sensitif, Cegah Iritasi dan Kulit Kemerahan
-
Peringatan! Cadangan Minyak Dunia Menipis saat AS - Iran Perang Lagi
-
Di Tengah Hilirisasi Nikel, Perempuan Pulau Obi Menemukan Jalan Baru Gerakkan Ekonomi
-
Kuasa Hukum Sebut Kasus Santri Terbakar Tak Ada Unsur Kesengajaan