Narasi menyebutkan pasangan Ganjar Pranowo-Ahok gunakan money laundry untuk biaya mereka maju kontestasi Pilpres 2024.
Kontestasi Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 menghadirkan sederet kandidat atau balon (bakal calon) pemimpin negeri yang diusung berbagai partai. Antara lain dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP adalah Ganjar Pranowo. Lengkap dengan rumor akan dipasangkan bersama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, di platform media sosial Facebook akun bernama Perspektif mengunggah video pada 28 Maret 2023 pukul 14.31. Thumbnail bertuliskan, "Terima nasib…. TERSERET KASUS 300 TRILIUN GANJ4AR DAN 4HOK DIGELANDANG KE KANTOR KPK PAGI INI". Dan judul "Video Ganjar dan Ahok menjadi Tersangka Pencucian Uang 300 Triliun untuk Modal Kampanye Capres".
Dalam foto thumbnail diperlihatkan thumbnail Ganjar Pranowo dan Ahok mengenakan rompi tahanan KPK.
Narasinya, Ganjar Pranowo dan Ahok menjadi tersangka pencucian uang Rp 300 triliun untuk modal kampanye capres.
PENJELASAN
Setelah ditelusuri Turnbackhoax.id, thumbnail yang digunakan adalah hasil editan. Gambar yang digunakan identik dengan gambar di artikel liputan6.com berjudul, "Lengkapi Berkas Kasus Korupsi PT Dirgantara Indonesia, KPK Periksa Bupati Blora", yang diunggah 6 Agustus 2020.
Sosok yang memakai rompi tahanan adalah mantan Dirut PT Dirgantara Indonesia, Budi Santoso dan Mantan Direktur Niaga PT Dirgantara Indonesia, Irzail Rinaldi Zailani.
Kemudian potongan video yang menampilkan Ahok diambil dari video YouTube resmi KOMPASTV berjudul "Ahok Diperiksa KPK dalam Kasus RS Sumber Waras" yang diunggah pada 12 April 2016.
Dalam deskripsi terdapat informasi bahwa Ahok memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa terkait kasus penyelewengan dana pembelian lahan RS Sumber Waras.
Sedangkan narasi yang dibacakan diambil dari artikel RMOL.id dengan judul, "Kasus KTP-el Bisa Jadi Alasan Megawati Tidak Restui Pencapresan Ganjar Pranowo".
Tidak ditemukan materi dan narasi dalam video ini yang menyebutkan Ganjar Pranowo dan Ahok menjadi tersangka pencucian uang untuk modal kampanye capres.
Dengan demikian video yang mengklaim Ganjar Pranowo dan Ahok ditangkap KPK karena menjadi tersangka pencucian uang Rp 300 triliun untuk modal kampanye capres tidak benar.
KESIMPULAN
Video memiliki materi yang masuk kategori konten dimanipulasi.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Lenggogeni Halilintar Bikin Anak Mantu Tidak Nyaman Jalani Kehamilan?
-
CEK FAKTA: Ganjar Pranowo Maju Pilpres 2024 Gandeng Ahok, Bikin Anies Baswedan dan Surya Paloh Waswas?
-
CEK FAKTA: Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana Wijayanto Ditangkap karena Korupsi?
-
Berpeluang Merapat ke PDIP, Politisi PAN Ingin Ganjar Berpasangan dengan Erick Thohir di Pilpres 2024
-
Dorong Duet Ganjar-Sandiaga di Pilpres 2024, PPP NTB: Ini Pasangan Ideal dan Bagus
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing