Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan para ketum partai politik di koalisi pemerintahan Jokowi akan melakukan silaturahmi Idul Fitri. Rencana pertemuan ini bagian dari tindak lanjut hasil pertemuan di DPP PAN beberapa waktu lalu.
Kekinian politikus yang akrab disapa Zulhas itu belum menyebutkan waktu pertemuan tersebut. Ia hanya berharap Presiden Jokowi yang menjadi tuan rumah dalam pertemuan ini.
"Dalam waktu dekat kita berharap koalisi pemerintah diundang oleh tuan rumahnya bapak presiden," ujar Zulhas usai melakukan pertemuan dengan KIB di Rumah Dinas Airlangga Hartarto, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Kamis (27/4/2023) malam.
Zulhas juga menuturkan dalam pertemuan itu bisa sekaligus membahas pembangunan yang sudah bagus dilakukan di era kepemimpinan Presiden Jokowi.
"Jadi saya komitmen apa yang kita sebut komitmen kebangsaan. kita ingin apa yang sudah tercapai bisa diteruskan yang sudah bagus, kalau belum tentu kita perbaiki bareng-bareng oleh koalisi besar itu," katanya.
Pada Minggu (2/4/2023) lalu, Presiden Jokowi memenuhi undangan PAN untuk berkumpul di acara Silahturahmi Ramadhan. Namun dalam pertemuan tersebut tidak hadir elite PDI Perjuangan dan Partai Nasdem.
Hadir dalam pertemuan itu yakni Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Plt Ketum PPP Mardiono dan Ketum PAN Zulkifli Hasan selaku tuan rumah.
Publik kemudian menilai pertemuan itu antara Jokowi dengan elit parpol di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR). Adapun salah satu pembahasannya soal rencana pembentukan koalisi kebangsaan atau koalisi besar di Pilpres 2024.
Sebelumnya elite PAN mengisyaratkan bahwa partai-partai yang menjajaki Koalisi Besar bakal melakukan pertemuan kembali memanfaatkan momen halal bihalal hari raya Idul Fitri 2023.
Baca Juga: Usaha Jokowi Bakal Sia-Sia, Prabowo Subianto Tegas Tak Mau Cawapres Ganjar Pranowo
"Iya pasca lebaran rencananya akan ada halal bihalal kebangsaan hehe. Ditunggu ya," kata Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga saat dihubungi, Senin (17/4/2023).
Kendati begitu, Viva belum membeberkan secara pasti pertemuan sekaligus halal bihalal Koalisi Besar atau Kebangsaan tersebut. Termasuk juga belum dijelaskan siapa yang akan menjadi tuan dalam pertemuan itu.
Berita Terkait
-
KIB Berkumpul, Ini kata Ketum Golkar dan PAN Usai PPP Dukung Ganjar Capres 2024
-
Tiga Ketum Partai KIB Berkumpul di Rumah Dinas Airlangga Hartarto, Ini Hasil Pertemuannya
-
CEK FAKTA: AHY Serang Jokowi Karena Kelakuan Istrinya
-
Usaha Jokowi Bakal Sia-Sia, Prabowo Subianto Tegas Tak Mau Cawapres Ganjar Pranowo
-
CEK FAKTA: Gemparkan Publik! Prabowo Undurkan Diri Jadi Capres 2024, Benarkah?
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024