Suara.com - Politikus senior Partai Golkar Jusuf Kalla atau JK mengingatkan bahwa tidak mudah untuk menyatukan semua partai dalam satu koalisi besar.
Wanti-wanti JK ini ia sampaikan dalam pertemuan dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, di kediaman pribadinya di Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan.
Dalam pertemuan itu diketahui Airlangga melaporkan rencana pembentukan koalisi besar. JK lantas menanggapi rencana tersebut.
"Ya ini tentu ini ada suatu pikiran tapi dalam praktik politiknya tentu tidak mudah untuk menyatukan semua," kata JK, Kamis (4/5/2023).
Meski JK mengapresiasi gagasan koalisi besar, tetapi ia mengingatkan sekali lagi bahwa merealisasikan gagasan tersebut tidaklah gampang.
"Ide ini bagus tapi pelaksanaan secara riilnya tentu membutuhkan suatu upaya yang keras," kata JK.
Laporkan Rencana Koalisi Besar
Airlangga turut menyampaikan dinamika politik terkini kepada Jusuf Kalla. Hal itu ia laporkan saat mengunjungi JK, pada Kamis malam.
Adapun perkembangan politisi yang dilaporkan kepada mantan ketum Golkar itu terkait pertemuan Airlangga dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Rabu lalu.
Airlangga sekaligus melaporkan ihwal rencana penggabungan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi koalisi besar.
Baca Juga: Ketum Golkar Airlangga Hartarto Laporkan Rencana Koalisi Besar kepada Jusuf Kalla
"Tentu saya sampaikan update koalisi yang sedang dibangun oleh Golkar. Tentu sebagai Pak JK sebagai senior dan juga Ketum Partai Golkar wajib bagi saya untuk menyampaikan update dari apa yang dkerjakan Golkar," kata Airlangga
Selebihnya, Airlangga mengaku berbicara dinamika politik secara general tidak spesifik dibahas satu per satu. Termasuk mengenai pertemuan enam ketum parpol dengan Presiden Jokowi di Istana.
"Iya kami bicara secara global karena juga acara kekeluargaan, jadi tidak sedetail pembicaraan tersebut," kata Airlangga.
Terima Banyak Saran
Sebelumnya Airlangga mengaku kunjungannya ke rumah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 ini dalam rangka halal bihalal. Adapun JK beserta istri, Mufidah, menyambut kunjungan Airlangga.
Usai melakukan pertemuan tertutup, Airlangga membeberkan isi pertemuannya dengan JK. Ia menyebut banyak menerima masukan, khususnya berkaitan dengan Partai Golkar.
"Banyak hal yang dipelejari dan tentu saran-saran Pak Jusuf Kalla terhadap Partai Golkar ke depan itu menjadi penting," kata Airlangga.
Berita Terkait
-
Ketum Golkar Airlangga Hartarto Laporkan Rencana Koalisi Besar kepada Jusuf Kalla
-
Airlangga Hartarto Akui Dapat Banyak Saran Seputar Golkar dari Jusuf Kalla
-
Lapor Perkembangan Koalisi yang Diikuti Golkar, Airlangga Hartarto Sambangi Kediaman Jusuf Kalla
-
Atas Nama Koalisi Besar, Golkar 'Alergi' dengan Ganjar dan Partai Pendukungnya
-
Fokus Koalisi Bareng Gerindra-PKB, Golkar Tegaskan Tak Punya Opsi Dukung Ganjar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024