Suara.com - Akademisi sekaligus pengamat politik Rocky Gerung menilai Partai NasDem masih berpeluang berhenti di tengah jalan batal memberikan dukungan terhadap Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Rocky mengendus adanya gelagat keraguan pada NasDem dalam memberikan dukungan terhadap Anies
"Yang mulai ragu-ragu kan NasDem. Karena kalau mereka mau berbohong kita tahu NasDem tak sekedar mencalonkan Anies tunggal pada waktu itu," kata Rocky, Jumat (5/5/2023).
Rocky merinci, NasDem mulanya mengusung tiga orang yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Andhika Pratama.
Hal ini berbeda dengan Demokrat yang terang-terangan sejak awal memang hanya mendukung Anies Baswedan.
"Maka kita pindahkan (dukungan) ke Andika atau pindah ke Ganjar sekaligus tuh jadi tetap nasihatin dibujuk dengan cara itu (diajak berkoalisi dengan partai lain)," ungkap Rocky.
Terlebih, lanjut Rocky, Presiden Jokowi gencar mengirim utusan menggoda partai pendukung Anies.
Sebagai salah satu bukti adalah Ketum PKB Muhaimin Iskandar yang datang menemui Ketum Partai Demokrat AHY.
Di momen tersebut, Muhaimin Iskandar terang-terangan menyebut AHY kuat iman tak tergoda imannya untuk pindah haluan koalisi.
Baca Juga: Mencoba Pahami Jokowi Tak Undang Dirinya ke Istana, Surya Paloh: Tidak Dianggap untuk Sementara
"Kalau kita kenal watak Cak Imin, ya dia gak ada beban lah. Ini upaya terakhir Jokowi memakai Cak Imin kan membujuk Demokrat. Jadi awalnya itu Cak Imin jadi Messenger of good news gitu, ternyata bad news yang dia dapat," terang Rocky.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Mencoba Pahami Jokowi Tak Undang Dirinya ke Istana, Surya Paloh: Tidak Dianggap untuk Sementara
-
'Berhentilah Berbohong!' Jokowi Diskakmat Alibi Panggil 6 Ketum Parpol ke Istana Buat Diskusi Kenegaraan
-
Siapa pun Cawapresnya, Prabowo Tetap Perkasa Ungguli Ganjar dan Anies di Pilpres 2024
-
Bertemu Surya Paloh, Luhut Banyak Tanya Soal Cawapres Anies Baswedan
-
Rencana Deklarasi Relawan Anies Disabotase, Geisz Chalifah: Sudah Sangat Amat Biasa
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024