Kotak Suara / Pilpres
Jum'at, 05 Mei 2023 | 18:08 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. [ANTARA]

Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memastikan diri tidak akan lagi maju dalam Pilpres 2024. Faktor umur yang sudah tidak lagi muda membuat mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini memilih tidak lagi maju dalam kontestasi politik.

Ia menyampaikan hal tersebut saat berada di Universitas Negeri Padang (UNP), Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat (5/5/2023).

"Kalau saya sudah bilang, saya ini umur saya ini sudah 80 (tahun) sekarang, besok 81 (tahun), saya kira sudah terlalu tua, ya," ujarnya seperti dikutip Antara.

Ma'ruf kemudian memersilahkan kepada kalangan muda untuk maju menjadi calon wapres.

"Oleh karena itu, saya pikir sebaiknya yang muda-muda saja, lebih muda lebih segar," katanya.

Ma'ruf sendiri menyampaikan hal tersebut untuk menjawab pertanyaan kemungkinan ada partai politik yang meminangnya sebagai cawapres dalam Pilpres 2024.

"Ya, bagi saya supaya cari yang muda-muda, yang memang masih banyak siap untuk menjadi wapres, 'kan saya sudah lima tahun, umurnya sudah tua, bagaimanapun umur itu 'kan harus dihitung," katanya.

Ia mengungkapkan, sudah cukup lima tahun terakhir bekerja dan mengabdi kepada negara.

Meski begitu, ia mengemukakan tidak akan berhenti berkiprah walau sudah tidak lagi menjadi pejabat negara.

Baca Juga: Tolak Maju Lagi Jadi Cawapres, Ma'ruf Amin: Terlalu Tua

"Akan tetapi, tidak berarti saya berhenti. Saya terus berkiprah, cuma bukan sebagai pejabat negara, bukan sebagai wakil presiden lagi, tetapi 'kan pengabdian itu tidak pernah berhenti sampai habis. Berhenti itu kalau kita sudah dipanggil," katanya.

Ma'ruf Amin juga mengaku masih mengabdi bagi Indonesia.

"Jadi, tidak berarti saya berhenti mengabdi, mengabdi itu without end tanpa berhenti, dan terus sampai akhir hayat," katanya. (Antara)

Load More