Suara.com - Musyawarah Rakyat atau Musra menepati janjinya ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi yakni menyetorkan empat nama kandidat cawapres yang mereka pilih selain menyerahkan nama tiga capres.
Ketua Dewan Pengarah Musra Indonesia Andi Gani Nena Wea, di acara Puncak Musra Relawan di Istora, Minggu (14/5/2023) membacakan keempat nama cawapres tersebut.
Musra sepakat untuk memilih Menkopolhukam Mahfud MD, Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno.
Lantas, seperti apa capaian dan prestasi yang telah ditorehkan oleh keempat politisi kondang yang jadi pilihan Musra.
Berikut rekam jejak empat kandidat cawapres yang disetorkan Musra ke Jokowi.
Mahfud MD: Praktisi hukum dan akademisi kondang
Tak heran jika Mahfud MD menjadi nama pertama yang ada di daftar cawapres pilihan Musra.
Mahfud MD menunjukkan kalibernya sebagai seorang praktisi hukum yang mumpuni.
Adapun Mahfud MD merupakan yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia ke-14 sebelumnya adalah seorang Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008–2013 sekaligus Hakim Konstitusi.
Mahfud MD juga aktif mengajar sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta.
Baca Juga: Erick Thohir Masuk Bursa Cawapres di Internal PPP, Bagaimana Nasib Sandiaga Uno?
Mahfud juga sempat berkarier di parlemen sebagai anggota DPR RI, menempati Komisi III dan Wakil Ketua Badan Legislatif (2004–2008)
Arsjad Rasjid
Pria bernama lengkap Mohammad Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat adalah seorang pebisnis yang namanya kondang di komunitas bisnis.
Arsjad merupakan Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk. dan berhasil memimpin perusahaan tersebut hingga memiliki aset bersih senilai Rp 18,28 triliun pada jangka waktu 2005 - 2011.
Arsjad kini menikmati puncak kariernya dengan menjabat Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).
Moeldoko
Moeldoko adalah satu-satunya cawapres dari usulan Musra yang berasal dari latar belakang militer.
Sebelum berpolitik, Moeldoko merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat berpangkat terakhir Jenderal TNI.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Masuk Bursa Cawapres di Internal PPP, Bagaimana Nasib Sandiaga Uno?
-
Nama Erick Thohir Masuk Daftar Cawapres PPP, Bakal Dipasangkan dengan Ganjar?
-
Cak Imin Temui Ma'ruf Amin di Rumah Dinas Wapres, Ada Apa?
-
Menurut Survei Charta Politika, Nama Prabowo Tidak Cemerlang di Kalangan Pemilih Jokowi-Ma'ruf 2019
-
Pedas! Rocky Gerung Sebut Ganjar Pranowo Kurang Pede Tanpa Jokowi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana