Suara.com - Survei Pilpres 2023 yang dikeluarkan oleh Indonesia Political Opinion atau IPO menunjukkan Menteri Erick Thohir keluar sebagai tokoh potensial maju di Pilpres 2024 sebagai cawapres. Menurut hasil survei tersebut, publik lebih setuju Erick Thohir disandingkan dengan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Dalam surveri terbaru yang digelar pada 5 Juni sampai 13 Juni 2023 itu menunjukkan bahwa elektabilitas Erick Thohir yang dipasangkan dengan Ganjar Pranowo mencapai 26,8 persen, mengungguli kandidat lain. Tak sampai disitu, rincian survei menunjukkan bahwa Erick Thohir unggul 15,5 persen dari kandidat Calon Wakil Presiden lainnya.
Direktur IPO, Dedi Kurnia Syah menyimpulkan duet Erick Thohir dan Ganjar Pranowo bisa mendongkrak peluang kemenangan di kontestasi 5 tahunan.
"Erick Thohir mengalami momentum peningkatan popularitas dan elektabilitas, jika disandingkan dengan Ganjar Pranowo bisa jadi pertimbangan," ujar Dedi, Kamis (22/6/2023).
Menurut Dedi, kenaikan elektabilitas Erick Thohir ini terjadi karena dia telah terbukti sebagai pemimpin sukses di Kementerian BUMN. Hal ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat secara luas.
Salah satu bukti kesuksesan Erick Thohir di Kementerian BUMN adalah upayanya dalam mendukung ekonomi masyarakat kecil dan menengah (UMKM), terutama selama pandemi Covid-19. Melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Mekaar, Erick Thohir telah mempercepat pemulihan ekonomi nasional dengan memberikan akses pendanaan bagi pelaku usaha lokal.
Selain itu, Erick Thohir juga telah berhasil mendorong perkembangan UMKM Indonesia melalui platform digital Pasar Digital (PaDi) UMKM. Platform ini memberikan peluang besar bagi UMKM untuk memperoleh pembiayaan dari BUMN.
Oleh karena itu, Erick Thohir mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat untuk maju dalam Pilpres 2024. Dia juga dianggap cocok untuk menjadi pendamping Ganjar Pranowo, terutama karena Ganjar Pranowo berasal dari PDIP, partai yang mewakilinya.
Dedi menyimpulkan bahwa Erick Thohir tetap menjadi pilihan yang unggul jika berpasangan dengan Ganjar Pranowo, dan keduanya saling melengkapi.
Baca Juga: Nama Muhadjir Effendy Masuk Bursa Cawapres Ganjar, PPP: Sah-sah Saja Namanya Usulan
"Ganjar Pranowo sangat baik jika disandingkan dengan Erick Thohir. Erick Thohir tetap konsisten berada di atas jika disandingkan dengan Ganjar Pranowo," ungkapnya.
Dukungan Erick Thohir maju dalam kontestasi Pilpres 2024 juga mengalir dari PAN. Dalam Rakernas PAN belum lama ini, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sudah mengutarakan dukungannya untuk Erick Thohir maju di Pilpres 2024.
Wasekjen DPP PAN Fikri Yasin mengakui sedang membangun komunikasi intens dengan Partai Gerindra, Golkad dan PKB untuk memantapkan terbentuknya koalisi.
Dalam komunikasi yang terjalin itu, PAN mengaku mendorong agar Erick Thohir menjadi cawapres Prabowo Subianto.
"Salah satu tawaran kita adalah cawapres Erick Thohir," kata Fikri.
Tak hanya mendorong Erick Thohir agar dipilih menjadi Prabowo saja, PAN juga berharap cawapres jagoannya bisa dincar menjadi pendamping Ganjar.
PAN sudah melakukan pendekatan dengan PDIP agar nama Erick Thohir masuk dalam radar calon cawapres yang bisa dipilih oleh Ganjar Pranowo.
Berita Terkait
-
Nama Muhadjir Effendy Masuk Bursa Cawapres Ganjar, PPP: Sah-sah Saja Namanya Usulan
-
Muhadjir Effendy Masuk Bursa Cawapres Ganjar, PPP Yakin Sandiaga Tak Bakal Tergeser
-
Mimpi SBY Jadi Pertanda, Demokrat-PDIP Bakal Rujuk di Pilpres 2024?
-
Sebut Jokowi Sosok Presiden yang Dapat Amanah Spiritual dari Bung Karno, PDIP: Mudah-mudahan Presiden ke-8 Juga Dapat
-
Elektabilitas Erick Thohir Sebagai Cawapres Melejit, Efek Bertemu FIFA
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri
-
Naik Hercules TNI AU, 30 Ton Bantuan Pemprov Sulsel Meluncur ke Titik Gempa NTT
-
Apa Itu Bilangan Prima? Ini Pengertian, Sifat, Contoh, dan Cara Menentukannya
-
Praktis! 2 Produk Ini Bisa Hapus Makeup sekaligus Membersihkan Wajah
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Timnas Indonesia Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026?
-
Tutorial Membuat Winged Eyeliner yang Rapi untuk Pemula, Ikuti 8 Langkahnya
-
Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS
-
Diduga Rugikan Negara Rp38 M Kasus Batu Bara, Manajer PT PPA dan Petinggi PT BAS Sidang Perdana
-
Tak Cuma Rp1 Miliar, Pemda DIY Desak Kampus Ringankan UKT Mahasiswa NTT