Suara.com - Komisi II DPR menyetujui pagu anggaran 2024 sebesar Rp 28 triliun untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Rp 11 triliun untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan KPU dan Bawaslu.
"Komisi II DPR RI menyetujui Pagu Anggaran KPU RI tahun 2024 sebesar Rp 28.365.496.586.000 dan penambahan anggaran hasil pembahasan di Badan Anggaran DPR RI untuk kenaikan gaji sebesar Rp 33.396.873.000. Dengan demikian, pagu alokasi anggaran KPU RI tahun 2024 menjadi sebesar Rp 28.398.893.459,000,00," kata Saan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/9/2023).
Lebih lanjut, Saan memerinci anggaran KPU RI untuk setiap programnya yang meliputi dukungan manajemen dan penyelenggaraan pemilu.
Adapun jumlah anggaran yang dialokasikan untuk program dukungan manajemen ialah Rp 2.111.863.231.000 sementara anggaran untuk penyelenggara pemilu dalam proses konsolidasi demokrasi sebesar Rp 26.287.030.228.000.
Dia menjelaskan pagu anggaran Bawaslu 2024 yang disetujui sebesar Rp 11.605.527.974.000 dengan tambahan anggaran hasil pembahasan di Badan Anggaran DPR RI untuk kenaikan gaji sebesar Rp6.092.142.000.
"Dengan demikian pagu alokasi anggaran Bawaslu RI tahun 2024 menjadi sebesar Rp11.611.620.116.000," lanjut Saan.
Adapun anggaran Bawaslu untuk program dukungan manajemen senilai Rp 1.368.710.388.000 dan program penyelenggaraan pemilu dalam proses konsolidasi demokrasi ialah Rp 10.242.909.728.000.
Komisi II, lanjut Saan, juga menyetujui usulan penambahan anggaran sebesar Rp 1.418.643.553.000 yang diajukan oleh Bawaslu.
Baca Juga: Cecar KPU RI Jika Pilpres 2024 Dua Putaran, Komisi II: Anggarannya Gimana?
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024