Suara.com - Mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, ditunjuk PDIP sebagai bakal calon presiden dalam percaturan politik 2024 mendatang. Utang Ganjar Pranowo pun disorot dalam pencalonan dirinya sebagai capres 2024.
Berapa utang Ganjar Pranowo sebenarnya? Hal ini menjadi pembahasan sebab cost of politic dalam pemilu di Indonesia juga relatif besar. Saat menjadi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pernah melaporkan harta kekayaannya dalam e-LHKPN.
Laporan terakhir pada 31 Desember 2022 menyebutkan Ganjar memiliki harta Rp 13.453.610.045. Total harta lebih dari Rp 13 miliar ini sudah dikurangi dengan utang Ganjar Pranowo sebesar Rp 1.370.000.000.
Kendati demikian, nyatanya utang tidak mempengaruhi elektabilitas Ganjar Pranowo. Survei terbaru yang dirilis oleh Ipsos Public Affairs menyebutkan bahwa elektabilitas bacapres Ganjar Pranowo justru meroket. Elektabilitas ini mengalami rebound atau kembali mengungguli kandidat lain dengan angka 40,12 persen.
“Hasil ini menunjukkan Ganjar Pranowo mengalamai ‘rebound’ mengalahkan Prabowo Subianto, mengubah peta hasil telesurvey Ipsos Public Affairs pada 18 Juli 2023 yang mencatat Prabowo unggul di angka 36,65 persen dibanding Ganjar Pranowo 34,46 persen,” kata peneliti senior Ipsos Public Affairs Arif Nurul Imam dikutip dari ANTARA pada Kamis (7/9/2023).
Menurut dia, peta elektabilitas bacapres masih akan bergerak dinamis karena faktor ketokohan dan lainnya seperti mesin politik, strategi kampanye, logistik dan lainnya.
Arif juga menjelaskan bahwa pada simulasi tiga pasang calon presiden dan wakil presiden, Ganjar Pranowo unggul saat berpasangan dengan Sandiaga Uno maupun Mahfud MD memiliki elektabilitas tertinggi (36 persen dan 39 persen).
Di lain pihak, PDIP sebagai partai yang menaungi Ganjar Pranowo juga belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan mendampingi sang calon presiden itu.
Dua nama kandidat yang diprediksi punya elektabilitas tinggi oleh Ipsos Public Affairs juga tidak terdengar gaungnya di internal partai. Padahal, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto pernah menyatakan bahwa nama cawapres hanya tinggal menunggu waktu untuk diumumkan. Pendamping Ganjar ini sudah dikaji secara mendalam.
Kandidat-kandidat lain juga tidak luput dari survei yang dilakukan oleh Ipsos. “Prabowo Subianto-Erick Thohir/Khofifah Indar Parawansa (34 persen/28 persen) dan Anies Baswedan-AHY (19 persen/21 persen), sementara 12-13 persen masih belum menentukan pilihan,” ujar Arif.
Arif mengatakan bahwa pada simulasi dua pasang calon, jika Prabowo Subianto berpasangan dengan Ganjar Pranowo akan meraih 54 persen jika berhadapan dengan Anies Baswedan-AHY (23 persen). Menurut dia, masih terdapat 23 persen suara yang belum menentukan pilihan.
Survey Ipsos digelar pada 22- 27 Agustus di 24 provinsi, di daerah perkotaan dan perdesaan, menggunakan metode wawancara tatap muka dengan 1.200 responden dengan menggunakan aplikasi Ipsos Ifield yang merupakan sistem computer-assisted personal interviews (CAPI). Survei tersebut memiliki margin of error ±2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Seperti itulah penjelasan tentang utang Ganjar Pranowo dan dampaknya terhadap elektabilitas sebagai capres 2024 dari PDIP.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Siapa Maruarar Sirait? Orang PDIP Inisiator 'Network for Ganjar' yang Fotonya Mendadak Dihapus Ganjar Pranowo
-
Mendadak Foto Pelukannya Dihapus dari Instagram Ganjar, Punya Masalah Apa dengan Maruarar Sirait?
-
Fotonya Mendadak Dihapus di Instagram Ganjar, Ara PDIP: Mungkin Dia Punya Pertimbangan...
-
Reaksi Maruarar PDIP Usai Foto Dirinya Dihapus Ganjar: Gak Apa-apa, Jangan Dipolitisir
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024