Suara.com - Nyaris tiga jam Prabowo Subianto selaku Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra memimpin rapat dewan pembina di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Senin (16/10) malam.
Prabowo yang tiba di rumahnya pada pukul 20.42 WIB, kemudian baru keluar pada pukul 23.36 WIB. Mobil iring-iringan Prabowo kemudian bergegas meninggalkan Kertanegara pada Senin malam jelang pergantian hari menuju hari ulang tahun Prabowo yang jatuh pada Selasa (17/10).
Toyota Alphard putih berpelat B 108 PSD sebelumnya sudah terparkir di depan teras, Prabowo yang terlihat mengenakan kaus itu kemudian langsung masuk mobil. Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Mochammad Iriawan atau Iwan Bule terlihat mengantar Prabowo hingga masuk ke mobil.
Tidak ada sepatah kata yang disampaikan, mobil Prabowo pergi berlalu melewati kerumuman wartawan yang menunggu di depan gerbang.
Berselang enam menit kemudian, giliran Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani yang ke luar dari kediaman Prabowo. Ia menghampiri wartawan dan menjawab sejumlah pertanyaan terkait pertemuan elite Gerindra pada Senin malam.
Muzani bercerita pertemuan tersebut dalam rangka rapat dewan pembina Gerindra. Prabowo yang tiba belakangan setelah semua elite kumpul, kemudian langsung memimpin rapat.
"Dewan pembina di Partai Gerindra adalah lembaga tertinggi partai yang ketuanya dipilih langsung oleh kongres dan anggotanya ditunjuk langsung oleh ketua dewan pembina atas mandat dari kongres. 80 persen dari jumlah anggota dewan pembina hadir pada rapat hari ini," kata Muzani, Senin (16/10/2023) malam.
Rapat tersebut diawali dengan cerita yang disampaikan Prabowo kepada jajaran. Prabowo menyampaikan tentang perjalanan panjang perjuangan Gerindra sejak didirikan sebagai partai hingga pada waktu sekarang.
Menurut Prabowo, Gerindra selalu mendapatkan respons positif dari masyarakat dari pemilu ke pemilu.
Baca Juga: Profil 4 Hakim MK yang Beda Pendapat Soal Kepala Daerah di Bawah 40 Tahun Bisa Maju Pilpres
"Kami merasa bahwa perjuangan partai sudah pada arah yang benar. Terbukti dari kepercayaan yang setiap pemilu meningkat, meningkat, meningkat. Karena itu atas kepercayaan dan kerja keras seluruh struktur partai, ketua dewan pembina menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas semuanya," tutur Muzani.
Selain membahas hal-hal berkaitan internal partai, Prabowo dalam rapat dewan pembina juga turut menyampaikan tentang perkembangan politik terakhir, terutama jelang pemilihan umum dan pemilihan presiden 2024.
"Menurut beliau koalisi yang dibangun dengan nama Koalisi Indonesia Maju adalah sebuah cara yang benar menurut konstitusi bagaimana kita menghadapi pemilihan presiden 2024," kata Muzani.
Prabowo menilai delapan partai anggota koalisi yang terdiri dari empat partai parlemen dan empat partai non parlemen cukup solid. Kekompakan para anggota koalisi itu juga tergambar melalui sikap masing-masing partai terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) berkaitan batas usia capres dan cawapres serta pengalaman sebagai kepala daerah.
"Koalisi yang cukup solid dan cukup baik dalam hubungan dan komunikasi, termasuk dalam menyikapi keputusan terakhir yang diputuskan MK hari ini," kata Muzani.
Sementara itu, ditanya mengenai ada tidaknya arahan Prabowo kepada jajaran dalam menyikapi putusan MK, Muzani menegaskan bahwa Prabowo mengikuti dan menyimak putusan tersebut.
Berita Terkait
-
Hari Ini Ultah ke-72 Tahun, Sederet Doa Anies buat Prabowo Subianto
-
MK Kabulkan Gugatan Perubahan Syarat Capres dan Cawapres, Gibran Tunggu Keputusan Prabowo dan Ganjar
-
Ogah Komentari Putusan MK, Anies Tak Gentar Hadapi Siapa Pun Lawannya di Pilpres: Siap Adu Gagasan hingga Prestasi
-
Profil 4 Hakim MK yang Beda Pendapat Soal Kepala Daerah di Bawah 40 Tahun Bisa Maju Pilpres
-
Hasil Putusan MK, Partai Gerindra Solo Makin Mantab Dorong Gibran Cawapres Prabowo Subianto
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis