Suara.com - Apa imbas buruk jika Prabowo pilih Gibran? Pertanyaan ini pun muncul usai merebaknya rumor bahwa bakal Capres Prabowo Subianto akan memilih Gibran sebagai bakal cawapres untuk mendampinginya maju Pilpres 2024.
Pakar hukum tata negara maupun pengamat politik menyebutkan, jika Prabowo pilih Gibran ada ada kemungkinan legalitas pasangan tersebut akan digugat secara hukum hingga dijadikan amunisi untuk menurunkan kredibilitas mereka. Dikutip dari BBC Indonesia-- jaringan Suara.com berikut imbas buruk jika Prabowo pilih Gibran.
Pasangan Prabowo-Gibran perlu bersiap menelan buah simalakama jika nekat berpasangan sebagai capres-cawapres Pemilu 2024. Apa saja imbasnya? Untuk selengkapnya, berikut ini imbas buruk jika Prabowo pilih Gibran.
1. Dugaan Konflik Kepentingan
Jika Prabowo pilih Gibran untuk mendampinginya sebagai bakal cawapres, maka salah satu imbas buruknya yaitu berpotensi adanyai konfil kepentingn di dalam putusan MK mengenai batas usia yang jadi jembatan bagi Gibran melaju sebagai cawapres mendampingi Prabowo.
Hal ini disampaikan oleh ahli hukum tata negara dari Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera, Bivitri Susanti. Menurutnya ada cara lain pula yang bisa menggugat keikutsertaan Prabowo-Gibran.
Dengan cara mempermasalahkan KPU yang mengirimkan surat ke partai politik sebagai cara menyikapi putusan MK. Yang mana seharusnya perubahan peraturan KPU.
2. Berpotensi Merosotnya Kredibilitas Prabowo
Salah satu dampak buruk jika prabowo pilih Gibran untuk mendampinginnya maju Pilpres 2024 yakni berpotensi menurunnya kredibilitas Prabowo maupun Gibran. Keputusan untuk berpasangan itu pula malah bisa membuat mereka dijatuhkan dengan efektif.
Baca Juga: Apa Yang Terjadi Jika Gibran Jadi Cawapres Prabowo? Denny JA: Isu Dinasti Politik Akan Terus Hidup
Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Indostrategic, Ahmad Khoirul Umam. Pasalnya, usia Gibran saat ini dianggap publik masih belum memenuhi syarat sebagai cawapres.
Meski putusan MK menyebutkan syarat capres dan cawapres 2024 minimal 40 tahun dan berpengalaman menjadi kepala daerah. Namun putusan ini dinilai tidak sah oleh sejumlah pihak karena dianggap tidak sesuai dengan Undang-Undang.
3. Dinasti Politik
Imbas buruk lainnya jika Prabowo pilih Gibran sebagai bakal cawapres untuk mendampinginnya di Pilpres 2024 yakni menyempurnakan dinasti politik Jokowi. Seperti yang diketahui, Gibran merupakan putra tertua Presiden Jokowi.
Sejumlah pihak menyebut bahwa putusan MK terbaru tentang syarat capres cawapres yang diumumkan oleh ketua MK Anwar Usman guna memuluskan Gibran maju sebagai cawapres di Pilpres 2024. Adapun Anwar Usman sendiri adalah paman Gibran atau adik ipan Presiden Jokowi.
4. Berpotensi Penyalahgunaan Kekuasaan
Tag
Berita Terkait
-
Apa Yang Terjadi Jika Gibran Jadi Cawapres Prabowo? Denny JA: Isu Dinasti Politik Akan Terus Hidup
-
PBB: Prabowo-Gibran Daftar KPU Hari Rabu Tanggal 25 Oktober
-
Gibran Resmi Diusung Jadi Cawapres, Kediaman Prabowo Malam Ini Masih Sepi
-
Singgung Kawan Jadi Lawan, Puan Maharani: Kita Harus Antisipasi Hal Tersebut
-
Dinilai Paket Lengkap, Ketua Partai Golkar Sragen Antusias Sambut Duet Prabowo Subianto-Gibran
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali