Suara.com - Nama Kapten Tim Nasional (Timnas) pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau AMIN sudah diputuskan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid kepada wartawan di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2023).
"Sudah (diputuskan), belum diumumkan," ujarnya.
Menurut Jazilul, tidak ada kepentingan nama Kapten Timnas AMIN segera diumumkan.
"Tunggu, karena bagi pasangan AMIN itu bukan perkara yang mendesak," ucap dia.
Jazilul menjelaskan, Kapten Timnas AMIN yang sudah diputuskan merupakan rakyat biasa dan tidak datang dari kalangan penguasa mau pun pengusaha.
"Kita bukan dari unsur penguasa dan pengusaha. Kita cari rakyat biasa yang punya kemampuan yang besar untuk mengkolaborasi kekuatan rakyat. Kita cari figur rakyat biasa saja," jelas dia.
Ia menambahkan, Kapten Timnas AMIN dipastikan bukan bagian dari oligarki serta tidak berasal dari tokoh ternama.
"Maksudnya kami tidak menganbil tokoh-tokoh ternama dari dunia usaha. Kalau bahasa sekarang bukan bagian dari oligarki," imbuhnya.
Baca Juga: Tak Selaras dengan Anies, Cak Imin Malah Sebut Nama Kapten Timnas AMIN Belum Diputuskan
Tinggal Diumumkan
Sebelumnya, bakal capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan mengatakan nama Kapten Timnas AMIN tinggal menanti untuk diumumkan.
Anies mengatakan nama Kapten Timnas AMIN sudah ditentukan sejak jauh-jauh hari.
"Sudah berbulan-bulan ada, tinggal nanti pengumuman aja," ujar Anies kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2023).
Ketika ditanyai mengenai perlunya ada koordinator dalam sebuah tim pemenangan, Anies berdalih selama ini pihaknya lancar-lancar saja untuk berkoordinasi.
Anies tidak menjawab detail mengenai bocoran figur yang akan menjadi Kapten Timnas AMIN.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024