Suara.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, membantah soal anggapan Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto akan mengalihkan anggran program bantuan kesehatan dan pendidikan ke makan siang gratis jika terpilih sebagai Presiden.
Nursron menyebut, berbagai program seperti KIS, KIP, KIP Kuliah, BPJS dan PKH akan tetap dilanjutkan. Tak hanya itu, Prabowo juga akan menambah bantuan berupa makan siang gratis.
“Ada tafsir dan analisis yang berkembang dari statemen TKN, bahwa program-program KIS, KIP, BPJS, dan PKH akan dialihkan ke makan siang gratis. Itu tidak benar," ujar Nusron kepada wartawan, Minggu (3/11/2023).
"Semua program yang memberi manfaat bagi masyarakat tersebut akan tetap dilanjutkan. Bahkan sekarang ditambahkan dengan program makan siang dan susu gratis, serta Gizi untuk Ibu hamil dan anak.” tambahnya menjelaskan.
Ia menyebut program makan siang gratis ini mencakupi tiga komponen, yakni fungsi pendidikan, perlindungan sosial, dan kesehatan. Karena itu, penganggaran untuk kebijakan ini bisa dilakukan.
“Dengan adanya tiga komponen tersebut, salah satu opsi penganggaran adalah dengan melalui anggaran tiga fungsi tersebut. Bisa dengan menambahkan menambahkan anggaran melalui komponen tersebut, jadi bukan pengalihan," ucap Nusron.
Nusron juga menjelaskan, opsi penambahan anggaran tersebut nantinya akan disalurkan lewat fungsi masing-masing komponen.
“Misalnya karena kegiatannya bantuan sosial sebagai penerima PKH, maka angggaran PKH akan ditambahkan. Karena terkait dengan dengan Ibu hamil, maka anggaran kesehatan akan ditambahkan,” dia mencontohkan.
Terkait dengan sumber pembiayaan untuk melakukan penambahan anggaran tersebut, Nusron menjelaskan bahwa hal tersebut akan dilakukan bertahap.
“Jadi tidak serta merta Prabowo-Gibran menang di 2024 maka tahun 2025 akan dianggarkan 400 triliun. Ini akan dilaksanakan secara bertahap lewat skala prioritas. Perkiraan kita baru 2029 kita bisa mencapai target, yaitu 82 juta lebih masyarakat akan mendapatkan manfaat," ungkapnya.
Lebih lanjut, Nusron menyebut dari tiga kandidat Pilpres, hanya Prabowo-Gibran yang membawa narasi melanjutkan narasi melanjutkan pemerintah saat ini. Karena itu, berbagai program yang sudah berjalan akan tetap dilaksanakan.
“Hari ini, Prabowo Gibran adalah satu-satunya yang mengusung keberlanjutan pembangunan. Jadi tidak mungkin adanya penghapusan terhadap program-program yang sudah memberikan manfaat pada masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tak Seperti Jokowi Doyan Jamu, Gibran Pilih Konsumsi Vitamin C Selama Sibuk Kampanye: Kadang Asam Lambung Naik
-
Edy Rahmayadi: Siapa yang Mau Seperti Ini Terus? Jangan Pilih Anies - Cak Imin
-
Lahap Makan Nasi Kapau di Senen usai Blusukan ke Pasar, Gibran: Lapar
-
Blak-blakan! Dalih Edy Rahmayadi Lebih Pilih Menangkan Anies ketimbang Prabowo: Saya Beda Pandangan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim