Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku tidak mengetahui soal ucapan calon wakil nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka yang salah menyebut asam folat dengan asam sulfat untuk ibu hamil.
“Saya belum ngikutin ya, tentang apa itu ya?,” kata AHY, yang malah bertanya kepada wartawan soal itu, di Pesanggrahan Jakarta Selatan, Selasa (5/12/2023).
Saat itu, AHY malah dibantu dengan istrinya, Annisa Pohan, yang saat itu mendampinginya.
"Ya, jadi kalo ibu hamil itu kan harus terasupi asam folat, tapi salah sebut" ucap Annisa.
“Oh salah ucap,” sambung AHY.
Sebelumya, calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka terus mengkampanyekan salah satu programnya yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS) khusus ibu dan anak.
Seorang warganet sempat memerhatikan ketika Gibran salah ucap istilah asam folat untuk ibu hamil menjadi asam sulfat.
Hal tersebut diucapkan Gibran ketika menemui sejumlah influencer di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (3/12/2023).
Awalnya, Gibran membahas soal Indonesia Emas 2045. Untuk mewujudkannya, Gibran menilai kalau Indonesia mesti menyiapkan generasi emas di mana stunting sudah bisa terhapuskan.
Baca Juga: TKN Siapkan Tim Hukum Bela Gibran Terkait Dugaan Langgar Aturan Kampanye di Jakarta
Pemberian gizi yang baik untuk generasi masa depan turut menjadi perhatian capres-cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Maju sebagai calon pemimpin 2024, Prabowo-Gibran membuat program khusus ibu dan anak.
Salah satunya ialah program makan siang gratis bagi para pelajar. Setelah itu, ada juga Kartu Indonesia Sehat (KIS) khusus ibu dan anak.
Kartu itu sengaja dibuat Gibran untuk dapat memonitor tumbuh kembang anak bahkan ketika masih di dalam kandungan.
"Lalu ketika hamil harus dicek dia misalnya asam sulfat, yodiumnya terpenuhi enggak, ketika anaknya lahir sampai 2 tahun ASI-nya terpenuhi gak, berat badannya tinggi badannya oke gak," kata Gibran dikutip Suara.com dari sebuah video TikTok @idrisbue pada Senin (4/12/2023).
Ucapan Gibran itu lantas menjadi sorotan salah satu warganet. Pemilik akun X @alwnif menyadari Gibran salah ucap yang seharusnya asam folat menjadi asam sulfat.
Berita Terkait
-
Gibran Bagi-bagi Susu di CFD DKI, Kubu AMIN Desak Bawaslu Turun Tangan
-
AHY Fokus Dulang Suara Demokrat di Wilayah DKI Jakarta dan Jawa
-
Area CFD Dipakai Gibran Bagi-bagi Susu Gratis, Heru Budi: Saya Nggak Tahu Masih Tidur
-
Kontroversi Gibran Genap Seminggu Kampanye: Salah Sebut Asam Sulfat, Bagi Susu ke Anak-anak
-
Lanjut Bahas Mekanisme Debat, KPU Bakal Kembali Bertemu Tim Pasangan Capres-Cawapres
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan