Suara.com - Terdapat elektabilitas capres-cawapres yang merosot menurut hasil survei yang dilakukan oleh lembaga Indikator. Capres-cawapres yang dimaksud ialah Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Dalam survei Indikator teranyar yang dikutip Suara.com, Sabtu (10/12/2023), elektabilitas Ganjar-Mahfud sebesar 25,6 persen.
Angka itu lebih kecil ketimbang survei sebelumnya.
Survei Indikator yang dilakukan pada 27 Oktober hingga 1 November 2023 memperlihatkan elektabilitas Ganjar-Mahfud mencapai 30 persen.
Penurunan juga terjadi pada elektabilitas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Kalau pada survei sebelumnya elektabilitas mereka berada di angka 24,4 persen, pada survei terbaru turun sedikit menjadi 22,8 persen.
Situasi berbeda justru terlihat pada elektabilitas Prabowo-Gibran.
Prabowo-Gibran memperoleh elektabilitas sebesar 45,8 persen pada survei Indikator terbaru.
Elektabilitas pasangan capres-cawapres tersebut lebih tinggi ketimbang pada hasil survei sebelumnya yakni 39,7 persen.
Baca Juga: Galang Dukungan untuk Prabowo-Gibran, Gaspoll Bro Jabar Bagi-bagi Susu Gratis
Survei Indikator kali ini digelar pada 23 November hingga 1 Desember 2023. Sebanyak 1.200 responden dilibatkan dalam survei tersebut.
Toleransi kesalahan pada survei kali ini kurang lebih 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Tag
Berita Terkait
-
TKN Fanta Ajak Anak Muda Ikut Turun Tangan Bela Palestina Lewat Medsos
-
Ogah Terjun ke Dunia Politik Selagi Ganjar Pranowo Masih Aktif, Apa Alasan Alam?
-
Alasan Capres dan Cawapres Harus Mendukung Cukai MBDK
-
Tanggapan TKN Prabowo-Gibran Menyoal Cawapres Nomor Urut 2 Kerap Mangkir Debat
-
Apakah Gagasan 3 Capres dan Cawapres Dalam Menangani Stunting Sudah Tepat?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024