Lantas apa sih peran panelis dalam debat capres-cawapres nantinya? Berikut ulasannya.
Peran Panelis
Biasanya format debat capres-cawapres paling tidak ada dua. Pertama format di mana capres dan cawapresnya menyampaikan visi dan misi serta program kerjanya. Lantas akan ditanya audiens, di sini juga terdapat moderator dan fasilitator yang bertugas menjaga lalu linta penyampaian visi dan tanya jawab.
Sementara itu, format kedua yakni memanfaatkan panelis untuk melontarkan sejumlah pertanyaan. Dalam format debat ini akan lebih terarah mengingat pertanyaan dikendalikan oleh panelis.
Pada format ini mereka berperan penting karena diharapkan membantu publik untuk mengorek lebih jauh berbagai hal dari capres dan cawapres. Maka dari itu, panelis harus mampu menyerap keingin-tahuan masyarakat terhadap capres-cawapres.
Secara sederhananya panelis harus berperan sebagai masyarakat yang haus informasi tentang para calon. Namun, dalam konteks demikian panelis tidak boleh melontarkan pertanyaan yang bertujuan untuk menguak tingkat pengetahuan calon.
Melainkan pertanyaannya harus direlevankan dengan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Panelis boleh mengeksplorasi jawaban-jawaban yang bersifat normatif bahkan lebih intens terkait dengan jargon-jargon yang diusung.
Etika Panelis
Tentu saja panelis memiliki etika yang harus dipegang selama diberi kepercayaan untuk tugas tersebut.
Baca Juga: Besok Debat Perdana Capres, Kantor KPU RI Dijaga Ketat Aparat Kepolisian Tiga Lapis
1. Netral
Panelis harus memegang teguh netralitas. Jangan sampai berat sebagal dalam melontarkan pertanyaan.
2. Tidak Menjatuhkan Capres-Cawapres
Panelis harus memegang etika untuk tidak menjatuhkan capres dan cawapres. Seperti melontarkan pertanyaan sulit yang membutuhkan jawaban dalam waktu singkat.
3. Terhindar dari Konflik Kepentingan
Apabila panelis adalah seorang pendukung atau simpatisan dari salah satu pasangan capres-cawapres maka sebaiknya menolak menjadi panelis. Lantaran etika panelis yang harus dipegang teguh adalah tidak adanya konflik kepentingan.
Kendati demikian, format debat Pilpres 2024 sama dengan format debat 2019. Di mana peran panelis hanya sebagai pembuat pertanyaan saja, alih-alih mengajukan pertanyaan langsung ke capres-cawapres.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024