Suara.com - Sosok Budiman Sudjatmiko ramai dikritik gegara membahas pelanggaran HAM berat Prabowo Subianto. Diketahui Budiman memang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.
Dalam pernyataannya, Budiman mengatakan Prabowo bukanlah seorang kriminal dan pelanggar HAM. Ia menilai bahwa Prabowo hanya menjalankan tugas negara. Menurutnya, Prabowo sudah menjadi bagian dari demokrasi dalam 25 tahun terakhir.
Lantas, seperti apakah profil Budiman Sudjatmiko? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil Budiman Sudjatmiko
Budiman lahir pada tanggal 10 Maret 1970 di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Namun ia menghabiskan masa kecilnya di Bogor, Jawa Barat. Pendidikan awalnya pun dimulai di SD Negeri Pengadilan 2 Bogor.
Usai lulus SD, Budiman kemudian pulang ke tanah kelahirannya. Di sana ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Cilacap. Lagi-lagi Budiman kembali ke Bogor selepas SMP dan lanjut bersekolah di SMA Negeri 5 Bogor.
Namun Budiman tidak menuntaskan pendidikan SMA di Bogor. Ia memutuskan untuk pindah ke SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Begitu lulus ia mengambil S1 di Kota Pelajar, tepatnya di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Ironis, Budiman di-drop-out atau di-DO dari UGM karena aktivitasnya sebagai aktivisme. Ia bahkan dijebloskan ke dalam penjara saat vokal mengkritisi pemerintahan.
Kendati demikian, sosoknya beruntung karena pendidikan selepas dipenjara. Tak main-main, Budiman mengulang S1 di Universitas London, lalu mengambil gelar S2 jurusan Hubungan Internasional di Universitas Cambridge, Inggris.
Baca Juga: Capres Prabowo Subianto Tidak Masalah Tema Debat Perdana Capres soal HAM
Dalam dunia politik, Budiman dulu dikenal sebagai pendiri Gerakan Inovator 4.0. Sosoknya juga menjadi aktivis, pendiri dan pemimpin Partai Rakyat Demokratik (PRD). Ia juga pernah membaca manifesto RPD di ruang sidang.
Budiman sendiri sempat dituduh sebagai dalang gerakan menentang orde baru. Akibat tuduhan itu, ia dijatuhi vonis hukuman 13 tahun penjara.
Namun baru 3,5 tahun menjalani hukuman penjara, Budiman akhirnya bebas usai diberi amnesti oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada 10 Desember 1999.
Barulah kemudian pada tahun 2004, Budiman bergabung ke PDI Perjuangan. Bersama partai Megawati Soekarnoputri, ia kemudian membentuk organisasi sayap PDIP, Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM).
Budiman kemudian masuk ke Senayan dengan dukungan PDIP. Ia terpilih sebagai anggota DPR RI selama dua periode, yakni 2009-2014 dan 2014-2019.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Capres Prabowo Subianto Tidak Masalah Tema Debat Perdana Capres soal HAM
-
TKN Respons Isu HAM Ke Prabowo Subianto: Ini Kaset Rusak Yang Diulang-ulang
-
Detik-detik Debat Capres di KPU: Prabowo Beri Hormat, Gibran Pegang Secarik Kertas dan Pulpen
-
Warga Teriak Minta Foto Bareng, Prabowo Sebelum Berangkat ke Debat Pilpres: Orba-Orang Banyumas
-
Sambil Nyicip Kopi Hitam, Gibran Bagi-bagi Gantungan Kunci 'Upin-Ipin' ke Ribuan Pedagang Starling di GBK
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024