Kotak Suara / Pilpres
Selasa, 12 Desember 2023 | 20:33 WIB
Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan capres nomor urut 1, Anies Baswedan saat menjalani prosesi debat perdana Pilpres 2024 di kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023). (Tangkap layar YouTube KPU RI)

Suara.com - Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto menanggapi pandangan capres nomor urut 1, Anies Baswedan soal Papua. Prabowo menyampaikan kepada Anies bahwa menyelesaikan masalah di Papua itu tidak semudah mulut berucap.

Hal tersebut terjadi ketika keduanya menjawab pertanyaan dari panelis yang diambil secara acak.

Pertanyaan yang diajukan ialah mengenai penyelesaian konflik di Papua secara komprehensif.

Anies mengatakan bahwa yang menjadi masalah utama di Papua itu bukan adanya kekerasan dari pihak TPNPB-OPM. Akan tetapi nihilnya keadilan di Bumi Cenderawasih.

"Masalah utamanya adalah tiadanya keadilan di tanah Papua, itu masalahnya," kata Anies.

Karena itu, menurut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, cara menyelesaikan masalah di Papua itu bukan meniadakan kekerasan. Sebab, ia berpendapat, damai itu bukannya tidak ada kekerasan tetapi bagaimana keadilan menjadi yang paling atas dari segalanya.

"Jadi caranya bagaimana? Satu, atas semua peristiwa pelanggaran HAM yang terjadi, dilakukan penyelesaian hingga tuntas, yang kedua mencegah terjadinya pengulangan dengan memastikan semua yang bekerja di Papua memahami bahwa yang harus dihadirkan bukan tidak ada kekerasan tapi keadilan," ungkapnya.

Setelah itu, Prabowo menanggapi pernyataan Anies.

Dengan santai, mantan Danjen Kopassus itu mengatakan kepada Anies bahwa tidak mudah untuk melahirkan keadilan di Papua.

Baca Juga: Ditanya Soal Penyelesaian Konflik di Papua, Begini Penjelasan Prabowo Pada Debat Pilpres 2024

"Jadi bener keadilan, benar sekali, harus ada keadilan tetapi saya mau mengatakan tidak sesederhana itu Pak Anies," ucapnya.

Hal tersebut disampaikan Prabowo karena menurutnya, ada faktor-faktor lain yang membuat masalah di Papua menjadi rumit seperti yang disampaikan sebelumnya.

"Ada faktor-faktor lain pak anies, ada faktor geopolitik, ada faktor ideologi, ini lah yang masalahnya tidak, tidak gampang," terangnya.

Meski begitu, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut sepakat apabila upaya dialog untuk menyelesaikan masalah di Papua juga bisa dilakukan.

"Tetpai saya sependapat, kita harus tegakan keadilan. Kita harus dialog. Ini masalah bangsa ini, ini harus kita, semua kekuatan harus kita rangkul."

Load More