Suara.com - Para pendukung Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan sempat menyoraki Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto saat debat Capres berlangsung. Sorakan cemooh dari pendukung Anies ke Menteri Pertahanan itu terjadi ketika Prabowo dalam paparannya mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal ini terjadi saat acara nonton bareng (nobar) debat Capres yang berlangsung di Sekretariat Timnas AMIN, Jalan Diponegoro 10, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023). Saat itu, Prabowo sedang menjawab pertanyaan panelis soal penyelesaian kasus kekerasan di Papua.
Dalam paparannya, Prabowo menyebut konflik di Papua utamanya bisa diselesaikan dengan lebih dulu mengutamakan pembanguan di Papua. Ia menyebut Jokowi sebagai Presiden yang paling peduli dengan wilayah paling timur di Indonesia itu.
"Presiden Jokowi adalah presiden di Republik Indonesia yang paling banyak ke Papua. Kalau tidak salah sampai hari ini beliau sudah lebih dari 19 kali ke Papua," ujar Prabowo dalam siaran langsung debat Capres.
"Dan peninggalan pertumbuhan ekonomi di bawah pemerintahan Pak Jokowi yang paling pesat, yang paling tinggi selama sejarah Republik Indonesia," lanjutnya menambahkan.
Mendengar pernyataan Prabowo yang mencatut nama Jokowi, pendukung Anies langsung riuh menyoraki Prabowo. Beberapa di antara mereka menyebut Prabowo berupaya menjilat Jokowi demi meraih dukungan.
"Huuu, huuu, penjilat, penjilat. Bawa-bawa Jokowi mulu," kata para pendukung bersahut-sahutan menyoraki Prabowo.
Dalam acara ini, nobar diselenggarakan dengan layar besar yang menampilkan siaran langsung debat Capres di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Salah satu pendukung yang hadir bernama Rinto (45) mengaku sengaja datang sendiri demi mendukung Capres jagoannya itu.
"Saya tinggal di Pondok Gede, kerja di Mangga Dua sekalian pulang mampir sendiri ke sini," ujar Rinto saat ditemui Suara.com, Selasa (12/12/2023).
Rinto sendiri meyakini Anies akan mengungguli dua kandidat Capres lainnya, yakni Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dalam ajang debat ini.
"Nggak usah dibandingkan lah. Pasti jauh (unggul) Anies)," katanya.
Ia sendiri mengaku mendukung Anies karena melihat rekam jejak saat menjadi Gubernur DKI periode 2017-2022 lalu. Menurutnya, Anies membawa banyak perbaikan pada Ibu Kota seperti penyediaan jalur sepeda, perbaikan taman, dan program penuntasan kemacetan.
"Dukung Anies karena rekam jejak. Saya kan tiap hari lewat Jakarta, perubahannya banyak. Jalan lebih tertib, jalur sepeda dibuatkan, taman-taman bagus semua," pungkasnya.
Tema debat perdana calon Presiden 2024 adalah Hukum, HAM, Pemerintahan, Pemberantasan Korupsi, dan Penguatan Demokrasi.
Berita Terkait
-
Demi Jaga Independensi, Prabowo Berjanji Naikkan Gaji Hakim Kalau Jadi Presiden
-
CEK FAKTA: Prabowo Puji Jokowi Jadi Presiden Paling Sering ke Papua, Lebih dari 19 Kali, Benarkah?
-
Blak-blakan Jadi Oposisi Tak Mudah, Anies: Prabowo Tak Tahan karena Tidak Bisa Berbisnis
-
Bikin Anies Terdiam, Prabowo: Kalau Jokowi Diktator, Anda Gak Mungkin Jadi Gubernur!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024