Kotak Suara / Pilpres
Selasa, 12 Desember 2023 | 22:52 WIB
Cawapres Mahfud MD dampingi Capres Ganjar Pranowo di acara debat perdana di KPU RI. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menanggapi pernyataan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto yang menyebut namanya soal penyelesaian kasus-kasus HAM berat masa lalu.

"Saya justru sejak tahun 2009 ndak ada yang ngerjakan, yang ngerjakan baru saya kan," kata Mahfud di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023).

Dia bahkan membanggakan diri karena mendapatakan pujian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) soal penyelesaian kasus HAM.

"Ada enggak yang ngerjakan? Kan baru saya yang ngerjakan, termasuk mendapat pujian dari PBB kan sesudah saya, PBB resmi loh memuji Indonesia dalam penyelesaian HAM tahap ini," ujar dia.

Lebih lanjut, Mahfud menyebut dirinya bersama Ganjar Pranowo berkomitmen untuk menyelesaikan kasus-kasus HAM masa lalu.

"Iya gampang kalau jadi presiden, kalau enggak jadi presiden kan susah," tandas dia.

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menanyakan perihal kasus HAM berat masa lalu kepada capres nomor urut 2 Prabowo Subianto dalam debat perdana capres di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023). (Tangkap layar)

Dalam debat perdana capres, Prabowo sempat menyebut nama Mahfud selaku Menteri Koordintor Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

"Masalah ini (penyelesaian kasus-kasus HAM) ditangani justru oleh wakil presiden Anda. Jadi, apa lagi yang mau ditanya kepada saya?" ujar Prabowo.

Diketahui, debat perdana yang diikuti para calon presiden yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo akan digelar besok, Selasa (12/12/2023) di Kantor KPU. Debat tersebut digelar pukul 19.00 WIB.

Baca Juga: Bicara soal Polusi Udara Jakarta di Debat Capres, Anies Tiba-tiba Disela Prabowo karena Bicara Ini

Adapun tema yang dibahas ialah pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, penanganan disinformasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

Load More