Suara.com - Pemaparan Capres nomor urut 1, Anies Baswedan dalam debat perdana capres di KPU RI, Selasa (12/12/2023) sempat disela oleh capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
Kala itu, Anies menjawab pertanyaan Prabowo tentang penanganan polusi udara di Jakarta. Seperti diketahui, Anies merupakan eks Gubernur DKI Jakarta.
Ketika menjawab pertanyaan Prabowo, Anies awalnya menjelaskan mengenai masalah pandemi Covid-19 yang sempat menerpa Jakarta.
"Ketika suatu daerah mengatakan di tempat kami tidak ada Covid, di tempat kami covid banyak. Lalu yang tidak covid kami tanya, kenapa tidak ada Covid? 'Kami tidak punya alat testing pak', karena tidak punya alat testing maka tidak ada Covid, yang punya alat testing maka ada Covid," ujar Anies di lokasi debat.
Tiba-tiba Prabowo memotong penjelasan Anies. Anies pun meminta Ketum Partai Gerindra itu mendengarkan jawabannya sesaat.
Anies menyampaikan, Jakarta pernah dinobatkan sebagai kota berpolusi karena memiliki alat pendeteksi udara.
"Saya tidak tanya covid, saya tanya polusi," ujar Prabowo menyanggah.
"Boleh saya selesaikan dulu ya, Jadi apa yang terjadi? Jadi di Jakarta kami memasang alat pemantau polusi udara bila masalah udara bersumber dari dalam kota jakarta maka hari ini besok, Minggu depan, selalu akan kotor," ucap Anies.
Anies menyampaikan, penyebab utama karena angin membawa polusi udara karena asap dari pembangkit listrik tenaga uap.
Baca Juga: Dicecar Prabowo soal Masalah Pengangguran, Ganjar Akui Sejalan dengan Jokowi
"Angin itu bergerak dari sana sini ketika polutan yang muncul pembangkit listrik tenaga uap mengalir ke Jakarta, maka Jakarta punya indikator, karna itu Jakarta mengatakan ada polusi udara," tutur Anies.
Berita Terkait
-
Pemilu Tentang Masa Depan, Anies Yakin Anak Muda Akan Pilih yang Serius untuk Menjadi Presiden
-
Cek Fakta: Klaim Anies yang Menyebut Penyelenggaraan Pemerintahan Tidak Sesuai Prinsip Hukum
-
Tegas! Prabowo: Saya Tidak Takut Punya Jabatan Mas Anies, Sorry, Sorry Ye...
-
Dicecar Prabowo soal Masalah Pengangguran, Ganjar Akui Sejalan dengan Jokowi
-
Ditanya Ganjar soal IKN di Debat Capres, Anies: Contoh Produk Hukum Tak Lewat Dialog Publik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024