Suara.com - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan menjelaskan alasan dirinya membawa ayah Harun Al Rasyid, Didin Wahyudin ikut menyaksikan langsung debat capres perdana di gedung KPU RI pada Selasa (12/12/2023) malam.
Anies mengatakan, dirinya memang sengaja mengajak Didin Wahyudin karena tema debat capres perdana adalah soal hukum dan HAM. Sebab, kasus kematian Harun Al Rasyid sampai sekarang belum ada kejelasan.
"Semalam kita membahas soal hukum dan salah satu masalah yang kita saksikan yang ada di masyarakat adalah korban-korban kekerasan yang tidak pernah mendapatkan penghujungnya. Apa sih penghujungnya itu? Satu keadilan, harus ada tindakan hukum yang tuntas," kata Anies di Riau, Rabu (13/12/2023).
Selain itu, Anies mengatakan bahwa pihak keluarga tidak mendapat kepastian tentang penyebab kematian Harun yang sebenarnya. Eks Gubernur DKI Jakarta itu ingin menunjukkan bahwa ada keluarga korban kericuhan 22 Mei 2019 yang belum mendapat keadilan.
"Mereka tidak tahu, tahunya anaknya sudah meninggal," kata Anies.
Lebih lanjut, Anies menekankan mengenai pentingnya kompensasi bagi keluarga korban dan sekaligus memberi peringatan bahwa peristiwa serupa tidak boleh terulang kembali.
Seperti diketahui, Anies mengajak ayah Harun Al Rasyid, Didin Wahyudin turut menyaksikan secara langsung debat capres perdana di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023) malam.
Adapun Harun Al Rasyid adalah siswa SMP yang menjadi salah satu korban tewas dalam insiden kericuhan saat Pilpres 2019 lalu. Harun merupakan pendukung salah satu paslon yakni Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Di acara debat, Didin tampak duduk di belakang Anies dan cawapresnya, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Didin tampak mengenakan kemeja berwarna putih.
Baca Juga: Siapa Harun Al Rasyid yang Disebut Anies di Debat Capres? Begini Kronologi Kematiannya
Saat sesi pemaparan visi dan misi, Anies pun memperkenalkan Didin.
"Tidak kalah penting hadir bersama saya ayahnya Harun Al Rasyid. Harun Al Rasyid adalah yang meninggal," kata Anies di KPU.
Anies mengungkapkan, kasus kematian Harun Al Rasyid sampai saat ini tidak ada kejelasan. Menurutnya, kematian Harun harus dijawab dengan keadilan.
"Pendukung Pak Pabowo di Pilpres 2019 yang menuntut keadilan pada saat itu, protes hasil Pemilu. Apa yang terjadi? Dia tewas sampai dengan hari ini tidak ada kejelasan apakah ini akan dibiarkan?" kata Anies.
Dalam paparannya, Anies berjanji akan menegakkan hukum secara adil jika nantinya terpilih sebagai Presiden RI.
"Kita harus berubah karena itu kami mendedikasikan diri hadir untuk menghadirkan komitmen bahwa dari puncak sampai ke bawah kami akan hadirkan hukum," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ditanya Prabowo Bagaimana Atasi Pengangguran? Jawaban Ganjar: Buka Ruang Investasi Besar
-
Debat Capres-Cawapres 2024 Kedua Kapan? Ini Jadwal, Peserta, Tema dan TV yang Menyiarkan
-
Emosi Sudah Meledak Sejak Awal Debat Capres, Kubu Anies: Prabowo Emosional, Wataknya Motong Bicara!
-
Mulai dari Baju Hingga Sepatu, Ternyata Sosok Ini yang Siapkan Pakaian Ganjar Pranowo Saat Debras Capres 2024
-
Ramah Kantong, Segini Harga Sepatu Ganjar Pranowo-Mahfud MD saat Debat Capres Perdana
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024