Suara.com - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra dihadirkan Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri sebagai saksi ahli dalam persidangan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (14/12/2023).
Yusril tidak dihadirkan secara langsung, melainkan melalui video telekonferensi. Banyak pertanyaan yang diajukan tim kuasa hukum Firli, salah satunya terkait alat bukti. Yusril menerangkan, penentuan barang bukti permulaan tidak dapat dilakukan secara sembarangan.
"Misalnya dikatakan bahwa anda menerima uang. Kemudian ditunjukkan kwitansi, dan kwitansinya itu sebenernya adalah kwitansi yang bias, dibeli di warung atau sebuah toko gitu, yang tersebar warnanya merah jambu, kuning, dan lain sebagainya," kata Yusril.
"Nah, alat butki seperti itu tidak menerangkan apa-apa, dan tidak dapat diyakini kebenarannya sebagai sebuah alat bukti. Jadi kita tidak bisa mengatakan, 'yang penting saya sudah punya bukti suap, ini kwitansinya'. Kita sebagai penyidik tidak bisa begini," terangnya.
Lebih lanjut Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini, mencontohkan foto pertemuaan antara Firli dengan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang beredar.
"Kita mengatakan ini adalah bukti suap, apa bukti suapnya? Foto ya, ya misalnya foto dalam persidangan ini, foto pemohon (Firli) dengan foto saudara SYL sedang duduk ya. Sedang duduk dan itu difoto. Itu bukan video, itu hanya foto biasa. Terus kita mengatakan 'ini ada buktinya, dua orang itu duduk melakukan itu melakukan ini'," ujar Yusril.
Menurutnya foto tersebut tidak menerangkan apapun, sehingga tidak dapat dijadikan barang bukti.
"Foto itu tidak menerangkan apa-apa.Foto itu tidak bias dijadikan alat bukti suap. Menurut hemat saya, paling-paling foto itu hanyalah alat bukti petunjuk, yang nanti akan digunakan di persidangan," jelas Yusril.
Sebagaimana diketahui, usai jadi tersangka di Polda Metro Jaya dan diberhentikan sementa oleh Presiden Joko Widoo atau Jokowi, Firli melakukan perlawanan atas statusnya.
Baca Juga: Alexander Marwata Pilih Hadiri Sidang Praperadilan Firli Daripada Diperiksa Bareskrim, Kenapa?
Dia tidak terima dijadikan tersangka dugaan korupsi berupa pemerasan ke Syahrul Yasin Limpo, sehingga menggugat Polda Metro Jaya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan itu didaftarkan Firli pada Jumat 24 November 2023, dengan nomor perkara 129/Pid.Pra/2023/PN.JKT.SEL.
Dalam gugatan itu tertulis, Firli sebagai pemohon, dan termohon Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Karyoto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi