Suara.com - Viral video pendakwah kondang Miftah Maulana Habiburrahman menyogok menggunakan amplop cokelat kepada pelawak Kirun yang dinarasikan agar tidak mendukung pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) masif disebarkan di media sosial. Hal itu yang membuat pelawak Kirun buka suara dan melakukan klarifikasi.
Kirun yang selama ini dikenal sebagai pendukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pun menyatakan bahwa video yang menarasikan dirinya disogok Gus Miftah tersebut tidak benar.
"Salam seger waras, Dulur-dulurku. Hei, podo ngopo toh? Podo umet jare Gus Miftah nyogok aku. Ora enek iku. Berita bohong, sopo kuwi sing gawe narasi ga karu-karuan? (Salam segar sehat, saudara-saudaraku. Hei pada kenapa sih? Pada ramai katanya Gus Miftah nyogok saya, nggak benar itu. Berita bohong, siapa itu yang bikin narasi nggak karuan)" katanya seperti dilihat Suara.com dalam video yang diunggah di akun TikTok @pengajiangusmiftah.
Tak hanya itu, Kirun juga kembali mempertegas bahwa dirinya tidak pernah disogok Gus Miftah bahkan tidak pernah membicarakan perihal dukungan politik.
"Saya nyatakan, saya tidak pernah disogok Gus Miftah dan tidak pernah diajak ngomong masalah hiruk pikuk gini ini," tegasnya.
Kirun bahkan menegaskan kembali bahwa sejak lama telah akrab dengan Gus Miftah.
"Aku karo Gus Miftah sejak dulu wis akrab ora perlu disogok itu wis jadi keluarga. (Aku dengan Gus Miftah sejak dulu sudah akrab, nggak perlu disogok itu sudah jadi keluarga)," ujar Kirun.
Ia juga mengaku pilihan politiknya dengan Gus Miftah berbeda, tetapi yang terjadi malah persoalan amplop cokelat tersebut malah dijadikan pemicu.
"Jadi kebetulan aja, aku neng kene (di sini), Gus Miftah neng kono (di sana). Digodok ngga kkaru-karuan. Bohong... berita bohong, hoak. Nek Gus Miftah kok jare nyogok Kirun? Ga enek nyaopo loh (Katanya Gus Miftah nyogok Kirun? Nggak ada)."
Baca Juga: Ngamuk Usai Difitnah Nyogok Pesantren Buat Tak Dukung Anies Baswedan, Gus Miftah Ancam Lapor Polisi
Sebelum menutup video klarifikasi, Kirun kemudian berpesan agar hidup rukun dan damai apalagi di masa pemilu seperti saat ini.
"Salam nggeh sedoyo mawon, ayo sing rukun, ayo sing adem ayo sing ayem. Ojo nabrak nang kono nabrak neng kene. (Salam buat semuanya, ayo rukun, ayo adem, ayo ayem. Jangan nabrak sana nabrak sini)," ujarnya.
Terakhir, Kirun berpesan kepada Gus Miftah agar selalu tegar dan sabar menghadapi hoax yang menimpanya.
"Gus Miftah mesti pirso, wit soyo dhuwur angine soyo banter. Berkah kanggo Gus Miftah yo berkah kanggo Kirun. (Gus Miftah mesti mengetahui, semakin tinggi pohon angin semakin kencang. Berkah untuk Gus Miftah ya berkah untuk Kirun)" ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, Gus Miftah juga telah mengklarifikasi beredarnya video fitnah yang masif di media sosial. Pengurus Pondok Pesantren Ora Aji ini menjelaskan dan mengklarifikasi video yang beredar tersebut.
"Hari ini beredar lagi katanya Abah Kirun mengembalikan amplop ke Miftah supaya Abah Kirun tidak medukung pasangan AMIN. Ya Allah itu keren. Itu pengajian tanggal 2 November 2023 di Wilalung (Kecamatan) Gajah Kabupaten Demak," ujarnya seperti yang terisar dari akun TikTok @pengajiangusmiftah.
Berita Terkait
-
Klarifikasi Lengkap Gus Miftah dari Madinah Soal Tuduhan Amplop Coklat Agar Kirun Tak Mendukung Anies
-
Gus Miftah Murka Diserang Hoax 'Kasih Amplop' ke Pelawak Kirun agar Alihkan Dukungan: Fitnah Anda Keterlaluan
-
Tuduh Anies Tak Beretika Karena Maju Pilpres, Jubir AMIN Sebut Gus Miftah Salah Prioritas Menilai Etika
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan