Suara.com - Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, mendadak mengganti bajunya dalam debat cawapres Pilpres 2024, di JCC, Jakarta, Jumat (22/12/2023).
Berdasarkan pantauan Suara.com, awalnya Mahfud di sepanjang debat menggunakan pakaian adat Madura, Jawa Timur.
Pakaian itu bahkan dipakai sejak dirinya berangkat menuju arena debat bersama dengan capresnya Ganjar Pranowo yang mengenakan pakaian adat Rote, NTT.
Namun mendadak usai break debat memasuki segmen ke empat atau segmen terakhir debat Mahfud berubah tampilannya.
Tampak Menko Polhukam itu berpakaian kemeja berwarna pink dengan tulisan Tas Tes di dadanya.
Belum diketahui apa alasan Mahfud mengubah penampilannya tersebut di akhir segmen debat. Ia pun dalam kesempatan itu memberikan pernyataan tertutupnya. Dengan tampilan rambut sedikit berkeringat.
Debat cawapres kali ini mengangkat tema ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, inventasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN/APBD, infrastruktur, dan perkotaan.
Moderator debat Cawapres kali ini adalah Alfito Deannova dan Liviana Cherlisa.
Sebelumnya Ketua KPU Hasyim Asyari memastikan tidak ada perubahan yang diterapkan pada debat cawapres kali ini dari debat sebelumnya. Hanya saja pada debat kali ini, KPU menyediakan podium serta alat tulis bagi masing-masing cawapres.
Baca Juga: Siap-siap Pak Kades, Cak Imin Umbar Janji Beri Dana Rp 5 Miliar per Desa
Debat cawapres dibagi menjadi enam segmen. Segmen pertama yakni penyampaian visi-misi program kerja dari masing-masing cawapres.
Lalu untuk segmen kedua dan ketiga, menyampaikan pertanyaan dari panelis yang diajukan oleh moderator.
Pada segmen keempat dan kelima, masing-masing cawapres mempunyai kesempatan bertanya ke tiap-tiap cawapres.
Segmen terakhir yaitu pernyataan penutup dari masing-masing cawapres.
Berita Terkait
-
Cak Imin Kesulitan Jawab Pertanyaan Gibran Soal SGIE, Ini Alasannya
-
Momen Gibran Skakmat Cak Imin Tak Konsisten Dukung Pembangunan IKN: Padahal Dulu Ikut Potong Tumpeng
-
Siap-siap Pak Kades, Cak Imin Umbar Janji Beri Dana Rp 5 Miliar per Desa
-
Cak Imin: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,5-6 Persen Minimalisir Utang Negara
-
Kaget AMIN Mau Bangun 40 Kota Selevel Jakarta, Mahfud ke Muhaimin: Apa Itu Bisa Dilaksanakan 5 Tahun?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman