Suara.com - Debat cawapres pertama telah berlangsung Jumat (22/12/2023). Pada kesempatan ini, para cawapres tampak berlomba-lomba memecahkan isu dengan gagasan mereka.
Untuk memilih pemimpin nasional, jangan hanya memilih seorang pemimpin berdasarkan janji-janji bahkan pencitraannya saja. Pilihlah pemimpin berdasarkan gagasan jelasnya hingga rekam jejak dan prestasinya.
Tentu saja pemimpin diharuskan bersih, aspiratif, dan bisa menjadi problem solver. Menjelang Pilpres 2024 semua masyarakat dituntut jeli dalam memilih pemimpin demi kemajuan dan kemaslahatan bangsa.
Mungkin sebagian lebih condong dan hanya mempentingkan siapa presidennya saja. Padahal wakil presiden juga memiliki peran yang sama seperti presiden.
Maka dari itu, kita juga harus jeli melihat rekam jejak calon wakil presiden juga.
Berikut beberapa rekam jejak dari cawapres Pemilu 2024.
Muhaimin Iskandar
Mari dimulai dari cawapres nomor urut satu. Dia adalah Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin.
Siapa sangka kalau Cak Imin juga memiliki karir di dunia politik yang cukup cemerlang. Ia sudah mendudukin berbagai jabatan seperti anggota DPR, Menteri, hingga menjadi Ketua Umum Partai Politik.
Baca Juga: Penjelasan Bahlil Usai Viral Kerah Jaketnya Ditarik Prabowo: Saya Juga Kaget!
Ia mulai terjun di dunia politik pada era reformasi yakni 1998. Cak Imin dan sejumlah toko NU mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kala itu ia juga menduduki posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen).
Sepak terjangnya dalam dunia politik tentu sudah tidak diragukan lagi. Namun, beriringan dengan hal itu tentu keponakan Gus Dur ini tak luput dari kontroversi.
Salah satunya adalah soal perpecahan dengan Gus Dur di Internal PKB. Diketahui, kala itu terjadi konflik perebutan kekuasaan antara Cak Imin dan Gus Dur pada saat gelaran Muktamar Nahdlatul Ulama tahun 2005 yang memilih Cak Imin sebagai Ketua Umum yang baru.
Namun, Cak Imin sempat diberhentikan pada 2008 karena dirasa telah melakukan manuver politik oleh Gus Dur, yang kemudian digugat Cak Imin di pengadilan.
Akibatnya, peristiwa ini memecah belah internal partai menjadi dua kubu dan saling serang setiap awal pemilu. Putri Gus Dur, Yenny Wahid menilai Cak Imin telah melakukan pengkhianatan terhadap Gus Dur yang membesarkannya. Yenny sempat mengatakan bahwa Gus Dur sebelum wafat menulis pesan untuk mengganti Cak Imin.
Selain itu, kontroversi yang menyeret Cak Imin adalah soal usulan penundaan Pemilu 2024. Kala itu ia mengusulakn dengan alasan ekonomi masyarakat yang belum pulih dan anggaran negara yang habis untuk penanganan pandemi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024