Suara.com - Debat capres yang dihelat di Istora Senayan, Minggu (7/1/2024), langsung memanas padahal baru saja segmen 1 bergulir.
Hal itu dipicu ketika capres nomor urut 1, Anies Baswedan disela oleh capres nomor urut 2, Prabowo Subianto ketika akan menjawab pertanyaan. Hal itu membuat dua pendukung masing-masing paslon langsung riuh.
Melansir di kanal YouTube KPU RI, Minggu, dua kubu langsung berteriak untuk memberikan psy war. Bahkan moderator terpaksa mengingatkan para pendukung untuk tidak melakukan provokasi.
"Para pendukung, mohon tenang-tenang. Tenang semua," ujar Moderator.
Penyelaan Prabowo Subianto kepada Anies bukan tanpa alasan. Awalnya Anies Baswedan saat menyampaikan visi mis menyebut bahwa para tentara di Indonesia ini separuhnya tak memiliki rumah dinas. Namun Menteri Pertahanannya, Prabowo Subianto memiliki sekitar 340 hektar tanah di Indonesia yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk rumah bagi para tentara.
"Di saat tentara kita lebih dari separuhnya tak memiliki rumah dinas. Sementara menterinya, menurut Pak Jokowi memiliki lebih dari 340 hektar tanah di republik ini. Ini tentu haru diubah," kata Anies.
Ketika Prabowo Subianto diberikan kesempatan menyampaikan visi misi, ia menyinggung bahwa data yang disebutkan Anies tak benar.
"Jadi kalau cuma basis data [Anies] tanpa pendalaman lebih dalam itu tidak benar," sebut Prabowo.
Berlanjut ke segmen satu, Anies mengoreksi ketika diberi kesempatan menjawab pertanyaan panelis, bahwa angka yang benar adalah 340 ribu hektar.
Prabowo yang saat itu merasa datanya masih kurang tepat, langsung menyela Anies ketika melanjutkan pertanyaan. Anies Baswedan yang akan melanjutkan pertanyaan justru terdiam sebentar membiarkan Prabowo menyela.
Terdengar ada sedikit debat keras antara Anies dan Prabowo di segmen pertama. Hal itu juga yang akhirnya memicu keriuhan para pendukung saling berteriak.
Moderator yang memimpin acara sampai mengingatkan Prabowo untuk tidak menanggapi pernyataan Anies karena ada waktu yang akan diberikan. Meski begitu, Prabowo masih sedikit membalas bahwa data tanah yang dimiliki Menhan seluas 340 ribu hektar juga tidak tepat.
Untuk diketahui, pada debat ketiga Pilpres 2024 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024), kembali mempertemukan tiga capres yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
Debat yang dimulai pada jam 19.00 WIB akan berdurasi 150 menit dibagi menjadi enam segmen selama 120 menit on air dan 30 menit jeda iklan. Dalam debat kali ini tema yang diangkat, yakni 'Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, dan Geopolitik'.
Dua moderator menjadi pemandu debat ketiga, yakni dari MNC Group yakni Ariyo Ardi dan Anisha Dasuki. Selain dua moderator, KPU juga telah menetapkan 11 nama panelis dalam debat bagi ketiga peserta Pilpres 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024