Suara.com - Bergabungnya Khofifah Indar Parawansa ternyata menjadi kabar baik bagi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. Gubenur Jawa Timur itu diyakini bisa menarik suara bagi kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 karena dianggap memiiki basis suara yang cukup signifikan.
Hal itu diakui oleh Ketua TKN Prabowo-Gibran Rosan Roeslani menanggapi bergabungnya Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU.
"Ini tentunya satu hal yang kami sangat bersyukur karena ini akan menambah semangat kami, karena ini kami ketahui ibu Khofifah sebagai Gubernur di Jawa Timur, tapi juga punya basis masa yang sangat luas, dan tentunya ini kami akan bergerak bersama-sama," kata Rosan di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2024).
"Jadi ini berita awal tahun yang sangat mengembirakan buat kami di TKN," sambung Rosan.
Rosan menyampaikan dua posisi yang diisi Khofifah di TKN Prabowo-Gibran, yakni sebagai Dewan Pengarah sekaligus Juru Kampanye Nasional atau Jurkamnas di TKN Prabowo-Gibran.
"Beliau sudah bersedia menjadi Dewan Pengarah di TKN sekaligus sebagai jurkam nasional di TKN. Itu SK-nya sudah kita bikin, hari ini, saya sudah menandatangani," kata Rosan.
Seiring dengan bergabung ke TKN Prabowo-Gibran, Khofifah nantinya akan mengambil cuti untuk beberapa kegiatannya sebagai Gubernur Jawa Timur. Khofifah akan turun gunung mengampanyekan Prabowo-Gibran.
"Dan beliau sudah menyampaikan akan mengambil cuti juga di beberapa kegiatannya, dan beliau akan berkampanye bersama-sama dengan kami, untuk memenangkan Pak Prabowo dan Gibran," kata Rosan.
Rosan sebelumnya menyampaikan berapa target suara yang ingin di raih di Jawa Timur usai bergabungnya Khofifah.
"Di Jatim Insyaallah kita targetnya dengan adanya Bu Khofifah sih inginnya ya sampai 65 persen. Target kita adalah 65 persen di Jatim," kata Rosan.
Berita Terkait
-
Survei Ipsos: Jokowi Efffect Dongkrak Elektabilitas Prabowo - Gibran, Anies - Mahfud dan Ganjar - Mahfud Mengekor
-
Jusuf Kalla: Cak Imin Masak Kalah dengan Gibran? Kelewatan Kan
-
Momen Cak Imin Ngadu ke JK: Kami Digempur Isu Anies Wahabi
-
Cak Imin Ungkap Ada Operasi Berduit ke Kiai PKB, Said Aqil: Banyak Ulama Bisa Dibeli
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024