Suara.com - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyatakan dukungan dan meminta bergabung dalam Tim Kampanye Nasional TKN Prabowo-Gibran seusai menunaikan ibadah umrah.
Hal ini diungkap Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid. Menurut Nusron dukungan dan permintaan Khofifah bergabung dalam TKN Prabowo-Gibran itu awalnya disampaikan lewat pesan WhatsApp.
"Bu Khofifah yang pulang dari umrah, beliau sampai mendarat sampai Surabaya langsung kirim WA (WhatsApp) kepada saya," kata Nusron di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2024).
Tak hanya menyampaikan dukungan kepada Prabowo-Gibran, kata Nusron, Khofifah saat itu juga meminta langsung agar dimasukan ke dalam struktur TKN Prabowo-Gibran.
"Karena mendapatkan aura Mekkah dan aura Madinah mungkin melalui proses mujahadah, proses kontemplasi yang panjang beliau menyatakan dukungan secara resmi. Bahkan meminta bahwa beliau yang bersangkutan dimasukan dalam struktur Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran," ungkapnya.
Dewan Pengarah dan Jurkamnas
Sebelumnya Khofifah resmi diumumkan sebagai Dewan Pengarah dan Juru Kampanye Nasional atau Jurkamnas TKN Prabowo-Gibran. Gubernur Jatim tersebut akan mulai aktif membantu pemenangan Prabowo-Gibran pada 21 Januari 2024 mendatang.
“SK (Surat Keputusan) sudah dibuat. Namun SK-nya mungkin akan efektif mulai tanggal 21 Januari,” jelas Nusron.
Sebagai Dewan Pengarah, kata Nusron, Khofifah memiliki tugas memberi pengarahan terkait program-program TKN Prabowo-Gibran. Dewan Pengarah TKN Prabowo-Gibran tersebut mayoritas diisi oleh para ketua umum partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Baca Juga: Ganjar Tanya Burung Cak Imin di Video Ucapan HUT PDIP, Warganet: Awas Diselepet Pak
"Dewan pengarah itu anggotanya para ketum-ketum partai politik dan beberapa tokoh sentral yang mengendalikan dan menjadi bahan pertimbangan serta membuat garis-garis program dari pada TKN,” tuturnya.
Setelah aktif menjadi Dewan Pengarah dan Jurkamnas TKN Prabowo-Gibran, Nusron menyebut Khofifah akan cuti sebagai Gubernur Jatim.
“Cuti sebagai gubernur untuk konsentrasi untuk proses pemenangan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Nimbrung di Live IG Raffi Ahmad dan Prabowo, Kiky Saputri: Pak Jangan Marah-marah, Saranghaeyo
-
Resmi Jadi Jurkamnas Prabowo-Gibran, Khofifah Indar Parawansa Siap Turun Gunung Mulai 21 Januari
-
Cak Imin Ucapkan Selamat HUT PDIP ke-51, Balasan Ganjar: Kapan Ngopi Lagi?
-
Respons Prabowo Saat Diingatkan Berhati-hati Bicara Agar Tak Emosi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian