Suara.com - Pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) berkomitmen untuk memajukan pelaku usaha di Indonesia.
Anies menyampaikan kehadiran pelaku usaha merupakan hal yang penting dalam memberi manfaat kepada masyarakat.
"Tidak hanya menghasilkan laba bagi usahanya sendiri, para pelaku usaha juga memberi manfaat bagi publik luas," katanya dalam postingan di akun X miliknya, seperti dilihat Kamis (18/1/2024).
Anies mengatakan pelaku usaha berperan dalam membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Baca Juga:
Fakta Masjid Ibu Anies Baswedan di Sorong, Dibangun di Atas Darah Pejuang Palestina
Babak Baru Kasus Korupsi LNG, KPK Segera Seret Eks Dirut Pertamina Karen ke Pengadilan
Beda Kaesang Panco dengan Jokowi Dibanding Alam Ganjar Diskusi Industri Kreatif dengan Ganjar, Mana yang Lebih Berbobot
"Seperti membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat hingga investasi yang turut menumbuhkan lingkungan sekitar. Sehingga kehadirannya perlu diperhatikan agar menjadi kebermanfaatan jangka panjang," jelasnya.
Oleh karena itu, Anies menyampaikan komitmen AMIN untuk memudahkan pelaku usaha menjadikan usahanya terkemuka dan mengglobal.
Adapun program AMIN dalam memajukan dunia usaha antara lain regulasi dari tingkat pusat hingga daerah yang memberi kepastian berusaha, pemerintah memfasilitasi negosiasi terkait perdagangan luar negeri yang berpihak pada pengusaha dalam negeri.
Integrasi sistem perizinan dari tingkat pemerintah pusat sampai pemerintah daerah, fasilitasi kepada BUMN dan korporasi besar sehingga dapat berkompetisi pada skala global.
Kemudian, insentif diberikan baik kepada investor yang sudah ada maupun investor baru. E-government diterapkan. mempermudah segala urusan dengan pemerintah, layanan berkualitas.
Birokrasi dari pusat hingga daerah aktif melayani investasi, infrastruktur dasar memadai mencakup listrik dengan harga yang kompetitif.
Mengurus izin, mendapatkan kredit. membayar pajak, melakukan ekspor-impor dibuat terintegrasi dan mudah, serta transportasi dan logistik yang pasti dan terintegrasi.
Berita Terkait
-
Ubaidillah Amin Stafsus Menkeu Purbaya Ditunjuk Jadi Komisaris Pelindo
-
Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan
-
Cak Imin Rayu Parpol Ubah 108 Undang-undang Demi Prabowonomics
-
Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan