Suara.com - Calon Presiden nomor urut 01 Anies Baswedan menghadiri diskusi bersama sineas, insan perfilman hingga pelaku industri kreatif Indonesia dalam kegiatan bertajuk Quo Vadis di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta Selatan, Sabtu, (20/1/2024).
Anies pun mengenang masa kecil dan kedekatannya dengan dunia perfilman di Tanah Air.
“Masa kecil saya menikmati nonton film. Rasanya pada waktu itu agak unik buat kami yang di Yogyakarta. Ada film yang di bioskop. Di Yogya ada film yang di GKU. GKU itu namanya Gedung Kuliah Umum. Itu Gedung seperti ini, kira-kira bisa menampung 200 sampai 300 orang mahasiswa,” ujar Anies.
Di GKU, kata dia, sering dipasang film-film yang tidak muncul di bioskop.
“Ini film-film yang mungkin dipilih oleh fakultas FISIP, karena itu GKU FISIP. Yang mengajak saya, ayah dan ibu saya. Jadi ayah dan ibu saya itu mengajari nonton film. Film-film yang dipilih di GKU, yang dapat award-award belum tentu laku di pasaran,” kata Anies.
Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu mengungkapkan, pada era itu yang nonton mahasiswa, keluarga mahasiswa, dan keluarga kampus.
“Film-film yang bagus-bagus, bermutu. Ini pengalaman saya masa kecil.Lalu ketika di layar lebar, kami sering nonton dan di rumah setelah selesai diskusi tentang film yang tadi kita tonton sama-sama. Apa saja yang tadi terjadi dalam film itu. Itu jadi obrolan. Padahal, yang ditonton itu imajinasi,” paparnya.
Anies pun menilai film adalah medium yang powerful.
“Semua ahli di bidang ini pasti tahu persis. Ini membentuk kesadaran kolektif kita di bangsa tentang masa lalu dan masa depan,” paparnya.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Indonesia Harus Mandiri: Jangan Kira Bangsa Lain Sayang sama Kita
Berita Terkait
-
Anies Ingin Film Nasional Jadi Tuan Rumah Negeri Sendiri dan Tamu Mempesona di Negeri Orang
-
Janji Mau Berantas Film Bajakan, Apa yang Dilakukan Anies?
-
Jelang Hari Pencoblosan, Hasto Bakar Semangat Kader dan Simpatisan Banteng di Sulut Menangkan Ganjar-Mahfud
-
Suarakan Setia, Orang Melayu: Satu Rumpun, Tak Ada Darah Penghianatan untuk Anies Baswedan
-
Peta Pendukung Berdasarkan Suku Versi Poltracking: AMIN dan Ganjar Mahfud Keok dari Prabowo-Gibran
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024