Suara.com - Co-Captain Timnas AMIN Tom Lembong pernah menjadi orang dekat Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Kedekatan mereka sudah terjalin ketika Jokowi masih menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Ketika Jokowi terpilih menjadi Presiden RI pada tahun 2014, Tom Lembong diangkat menjadi Menteri Perdagangan dan juga menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Tom Lembong bahkan dipercaya sebagai orang yang membuat pidato-pidato Jokowi baik di forum internasional maupun di dalam negeri.
Baca Juga:
Mengenal Thalia Anak Tom Lembong yang Punya Otak Moncer Kini Kuliah di London
Namun kedekatan itu tinggal kenangan. Hubungan Tom Lembong dan Jokowi seperti berjarak sejak Tom tidak lagi masuk dalam kabinet periode kedua Jokowi memimpin pemerintahan.
Apa yang membuat Tom Lembong tersingkir dari ring 1 Jokowi? Tom Lembong menganggap wajar dirinya tidak lagi diajak bergabung di kabinet periode kedua Jokowi sebagai presiden.
"Saya kira beralih dari periode pertama ke periode kedua itu beralih dari teknokrasi ke politisasi lebih politis dan kedua lebih mengutamakan loyalis daripada teknokrat," ujar Tom saat diwawancarai jurnalis senior Uni Lubis.
Baca Juga: Biodata dan Pendidikan Cucu Luhut yang Soroti Omongan Tom Lembong Jelekin Pemerintah
Menurut Tom peralihan dari teknorasi ke loyalis itu mungkin terdengar seperti konotasi negatif namun baginya itu bukan sesuatu yang negatif, sebab pergantian kabinet adalah sepenuhnya prerogatif presiden.
Sebenarnya kata Tom Lembong, Presiden Jokowi sudah mempersiapkan tugas baru bagi dirinya di periode kedua.
"Dan sebetulnya setelah saya keluar dari kabinet sebelum pandemi melanda, saya sudah ditelepon beberapa tokoh senior bahkan sudah ditelepon Pak Luhut di awal 2020. Sudah diberitahu tugas berikut yang akan diberikan presiden kepada saya," kata Tom.
Menurutnya di periode kedua Presiden Jokowi dirinya sudah dipersiapkan satu tugas besar yang raksasa yang dipercayakan kepadanya.
Namun kemudian pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Inilah kata Tom yang merubah semuanya sehingga dirinya tidak mendapat tugas tersebut.
Berita Terkait
-
Biodata dan Pendidikan Cucu Luhut yang Soroti Omongan Tom Lembong Jelekin Pemerintah
-
Istana Buka Suara Soal Pernyataan Jokowi Presiden Boleh Kampanye Dan Memihak
-
Jabatan Mentereng Tom Lembong Sebelum Jadi 'Pembantu' Jokowi Hingga Akhirnya Banting Setir Dukung Anies Baswedan
-
Kubu AMIN Ungkap Fakta Miris Usai Jokowi Bilang Presiden Boleh Kampanye: Gubernur Sumbar Izin Cuti Dipersulit
-
Muka Tom Lembong Memerah Malu Saat Kasih 'RAWR' ke Netizen, Anies Baswedan Malah Kebingungan
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024