Suara.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut satu Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengakui pencalonan dirinya di Pemilihan Presiden (Pilpres) kali ini berdampak pada kehidupan sosialnya. Bahkan, ada sejumlah temannya yang kini melupakan Cak Imin.
Hal ini disampaikannya dalam acara deklarasi relawan Kawula Muda Nusantara (Rekan) AMIN di Pejaten, Jakarta Selatan, Minggu (28/1/2024). Ia tak merinci siapa temannya yang dimaksud. Namun, temannya itu juga melupakan namanya.
Sindir Balik Luhut? Cak Imin Sebut Sosok Opa-opa Bantu Orang Lain usai Debat Cawapres
Timnas Indonesia vs Australia, Begini Tebakan Skor Gibran!
“Akhir akhir ini banyak, ya gak banyak sih ada beberapa teman yang lupa sama saya. Bahkan, lupa dengan nama saya sebagai temannya,” ujar Cak Imin.
Menurutnya, kawan yang melupakannya itu sebenarnya sudah dikenalnya sejak lama. Temannya itu kini disebutnya tak mau lagi berkomunikasi dengannya dan lebih memilih melakukannya dengan orang lain yang baru dikenal.
Ketua Umum PKB ini menyebut temannya melupakan dirinya lantaran ada pasangan calon (paslon) dalam Pilpres yang membeli temannya itu.
Risaukan Ini saat 14 Februari, Prabowo ke Pendukung: Sesudah Nyoblos, Jangan Pulang!
Pesanan Bus Kampanye AMIN Dibatalkan Mendadak, Said Didu Duga Ada Tekanan
Sri Mulyani Siap Mundur, Menteri Ekonomi Jokowi yang Paling Punya Kredibilitas
“Karena hari ini ada pasangan lain yang nebas, membeli semuanya termasuk kawan saya dekat di beli juga, sehingga dia lupa kalo punya teman ya namanya Muhaimin,” ucapnya.
Ditanya lebih lanjut soal identitas temannya itu, Cak Imin enggan membeberkannya. Namun, ia menyebut sosok ini sudah cukup dikenal oleh masyarakat luas.
Atas kejadian ini, Cak Imin mengaku tak mau terlarut dalam kesedihan. Ia mengaku masih bersyukur lantaran memiliki teman sejati lainnya yang tetap setia.
“Tapi saya bersyukur satu dua orang terbeli masih ada rekan yang luar biasa yang memberi semangat, memberi kekuatan, memberi harapan dan insyallah kita yang punya masa depan bukan mereka mereka itu,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Heboh Jokowi Sarapan Bareng AHY, Kubu Prabowo: Hanya Orang Kehilangan Akal Sehat Mengatakan Bermasalah
-
Kebelet Joget Gemoy! Prabowo Takjub Dikerumuni Ratusan Ribu Pendukung di Semarang: Kalian Bikin Saya Tambah Muda
-
Sindir Balik Luhut? Cak Imin Sebut Sosok Opa-opa Bantu Orang Lain usai Debat Cawapres
-
Takut Suara Dicolong, Isi Seruan Ganjar-Mahfud ke Pendukung Hadapi 14 Februari
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Timnas Indonesia Harus Susah Payah Kalahkan Timor Leste, Shayne Pattynama: Kami Kesulitan
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
KPK Periksa Istri Suhardiman Amby, Sekda hingga Anggota DPRD Kuansing
-
8 Film Bertema Mitologi Yunani yang Wajib Kamu Tonton Selain The Odyssey
-
Krisis Air 2026: Jangan Cuma Menyalahkan Kemarau saat Keran Mati Total!
-
Menperin Agus Gumiwang Tagih Realisasi Investasi Otomotif Rp 21,2 Triliun di GIIAS 2026
-
Jakarta Harus Terlihat Aman dan Hijau, Pramono Minta Mal Ganti Pagar Tinggi dengan Pohon
-
Bedak untuk Kulit Sawo Matang dan Berminyak, 5 Pilihan yang Bikin Wajah Tetap Matte Seharian
-
Budaya Oversharing Mulai Ditinggalkan, Bukti Gen Z Sadar Buat Jaga Privasi
-
Merapah Duka, Merangkai Asa: Lentera Kasih Anak Kanker Jogja