Suara.com - Masyarakat Indonesia sebentar lagi akan menggunakan hak suara untuk memilih pemimpin pada 14 Februari 2024 mendatang. Di tengah kontestasi politik ini, dukungan terhadap pasangan nomor urut tiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD terus mengalir dari WNI di luar negeri.
Hal itu seperti dukungan para WNI yang tergabung dalam komunitas, Ganjarian Spartan Swiss.
Dalam acara "Gerak Cepat Indonesia Unggul" yang digelar secara daring pada Minggu (28/1/2024), Ketua Ganjarian Spartan Swiss, Nitha Müller Soplanit menganggap jika pemimpin Indonesia haruslah orang yang taat dengan hukum dan konstitusi.
Acara daring itu turut dihadiri Deputi Politik 5.0 TPN Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto; Direktur Hukum TPN, Ronny Talapessy dan Sekretaris Jenderal Ganjarian Spartan, Dwi Kundoyo.
Dia pun menganggap jika Ganjar-Mahfud adalah pasangan yang memiliki kriteria pemimpin tersebut.
Nita pun sempat menganggap ada kecurangan atas putusan Mahkamah Konstitusi yang menjadi jalan mulus bagi Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Jokowi untuk maju menjadi cawapres sekaligus pendamping Capres nomor urut dua, Prabowo Subianto.
"Oleh karena itu, kita memerlukan sosok yang takut pada Tuhan, dengan karakter kuat yang taat hukum dan konstitusi, dan sosok yang setia kepada rakyat. Sosok itu ada pada diri Pak Ganjar dan Pak Mahfud," kata Nita dikutip pada Senin (29/1/2024).
Terkait soal itu, Nitha pun menyerukan agar para pendukung Ganjar-Mahfud bisa mengajak masyarakat lainnya untuk memilih jagoan meraka saat hari pencoblosan pada 14 Februari mendatang.
"Kita pastikan bahwa kita akan memilih pemimpin yang akan bekerja sekuat-kuatnya dan sekeras-kerasnya untuk rakyat Indonesia. Setuju semua?" ujar Nitha.
Baca Juga: Slank Beberkan Kali Terakhir Bertemu Jokowi, Bimbim: Suruh Deklarasi Dukung Ganjar
"Setuju," sahut para pendukung kompak.
Berita Terkait
-
Slank Beberkan Kali Terakhir Bertemu Jokowi, Bimbim: Suruh Deklarasi Dukung Ganjar
-
Cari Seblak Gak Dapat, Gibran Santap Sate Balibul di Tegal: Demi Tingkatkan Vitalitas?
-
Prabowo Cemas Isu Perusakan Surat Suara 02, Cak Imin Ikut Ketar-ketir: Jangan Pulang Setelah Nyoblos!
-
Bikin Jingle 'Salam M3tal' Buat Ganjar-Mahfud, Slank Ngaku 'Terpaksa' Turun Gunung
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024