Suara.com - Politikus PDIP, Adian Napitupulu viral di media sosial. Perjalanan karir politik Adian dari aktivis hingga kader PDIP pun kini disorot publik. Penyebabnya, baliho Adian sebagai calon legislatif (caleg) viral di daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat V.
Wajahnya dalam baliho itu diedit menjadi lebih muda ketimbang usianya. Penampakan itu pertama kali diunggah oleh akun Tiktok @brorondm, Minggu (28/1/2023).
Tak lagi muda, perjalanan karir politik Adian Napitupulu penuh asam – garam. Awalnya Adian Napitupulu dikenal karena perannya dalam aktivisme 1998 yang menentang pemerintahan orde baru.
Adian Napitupulu mulai aktif di gerakan mahasiswa ketika bergabung dengan Senat Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) pada 1994. Dari sana jalan aktivisme berlanjut sebagai pendiri Forum Kota (Fokot) pada 1998. Di tahun yang sama dia juga menggagas Aksi Rakyat Bersatu (Akrab) dan mendirikan Aliansi Pemuda Indonesia (API).
Aktif dalam gerakan mahasiswa selama masa orde baru, karir Adian Napitupulu berlanjut di kancah politik praktis. Dia menjadi calon legislatif untuk PDIP sejak 2009 dan 2014. Sebelumnya, Adian bergabung sebagai Sekretaris Eksekutif di LBH Nusantara Jakarta (1996 – 1997) dan Konsultan Hukum Kota Law Office (2007 – 2008) dalam karier profesionalnya.
Dunia hukum dan aktivisme sebenarnya bukan hal baru bagi Adian Napitupulu. Lahir dan besar di Kota Manado, Sulawesi Utara, Adian Napitupulu berasal dari keluarga Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Ayahnya bertugas di Kejaksaan RI. Pekerjaan ini membuat keluarga mereka berpindah – pindah tempat tinggal hingga sang ayah wafat pada 1981 saat bertugas di Kejaksaan Agung Jakarta.
Di lingkungan partai Adian juga menempati posisi yang krusial. Buktinya, akhir tahun lalu nama Adian Napitupulu menjadi sorotan publik usai membeberkan konflik Jokowi, PDIP, dan Megawati Soekarnoputri. Adapun konflik tersebut bermula dari dari PDIP yang menolak permintaan Jokowi yang ingin menjabat tiga periode.
Adian Napitulu menjelaskan, adapun alasan PDIP menolak permintaan tiga periode tersebut karena tak ingin mengkhianati konstitusi dan ingin menjaga konstitusi demi keselamatan bangsa, negara, juga rakyat Indonesia.
Baca Juga: Siapa Sosok yang Viralkan Baliho Editan Adian Napitupulu? Ternyata Caleg PSI Ini
Adian juga menyesalkan atas perubahan Jokowi yang sangat cepat terhadap PDIP. Padahal, PDIP telah memberikan segalanya kepada Jokowi dan keluarganya, dari mulai jabatan Wali Kota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, hingga presiden dua periode.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Kini Baliho Editannya Viral, Adian Napitupulu Ternyata Cuma Modal Ini Saat Maju Jadi Caleg Pertama Kali
-
Profil Ronald Sinaga, Caleg PSI di Balik Viralnya Baliho Adian Napitupulu
-
Riwayat Pendidikan dan Karier Ronald Sinaga, Caleg PSI Viralkan Baliho Adian Napitupulu
-
Mensos Risma Curhat Menteri Diperiksa Ketat Sebelum Rapat Bareng Jokowi, Istana Langsung Bereaksi
-
Siapa Sosok yang Viralkan Baliho Editan Adian Napitupulu? Ternyata Caleg PSI Ini
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Hanya Bergantung Nama Jokowi, Posisi Gibran Dinilai Rentan Terdepak dari Bursa Cawapres Prabowo 2029
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024